Brand High-end Burberry Dituduh Plagiat Karya Desainer Berkulit Hitam

Hestianingsih - wolipop Selasa, 22 Sep 2020 18:30 WIB
Desainer Romeo Hunte. Desainer Romeo Hunte. Foto: Instagram/@romeohunte
Jakarta -

Burberry dituduh melakukan plagiarisme. Adalah Romeo Hunte, desainer yang menuding brand high-end asal Inggris itu, telah menyontek karya-karyanya.

Seperti dikutip dari Pagesix, pria yang pernah merancang busana untuk Beyonce, Zendaya dan Michelle Obama itu, mengklaim bahwa beberapa koleksi yang baru saja diluncurkan Burberry sangat mirip dengan rancangannya untuk Spring/Summer dan Fall/Winter 2020. Dia menyebut ada kesamaan desain di sejumlah koleksi trenchcoat dengan rancangannya yang menggunakan maerial dari Tommy Hilfiger untuk didekonstruksi.

"Mengetahui sebah merek ternama seperti Burberry melakukan plagiarisme terhadap ide kami dan memamerkannya di runway demi keuntungan sangatlah mengecewakan," demikian ditulis Romeo dalam pernyataannya.

Dia pun khawatir jika menampilkan gaya-gaya busana dari koleksi rancangannya kepada para buyer, justru dirinya yang nanti dituduh menyontek. Romeo menyebut situasi ini tidak bisa diterima.

"Saya sangat takut menampilkan karya-karya itu kepada buyer dan mereka akan bilang, 'kami sudah membeli ide rancangan itu dari Burberry,'" tambahnya.

Pria yang mendirikan labelnya sejak 2014 ini menyatakan, menjadi desainer kulit hitam sudah cukup mengalami tantangan di industri mode. Ditambah dengan kasus plagiarisme tentu akan semakin menyulitkannya untuk berekspresi.

"Sebagai perancang kulit hitam... sangat sulit mengekspresikan sudut pandang dan untuk bisa diterima. Melihat hal seperti ini terjadi... menunjukkan miskinnya sensitivitas, kepedulian dan kesadaran," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Burberry belum menanggapi secara resmi, perihal tuduhan plagiarisme tersebut.



Simak Video "Melania Trump Masih Batuk-batuk Usai Sembuh dari Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)