7 Cara Mengatasi 'Post Holiday Blues' Agar Hari Ini Kamu Semangat Kerja
Bagi pekerja kantoran dan anak sekolah, besok adalah hari pertama mereka kembali beraktivitas setelah seminggu lebih libur Lebaran. Kebanyakan orang pasti menyanyangkan bahkan merasakan 'post holiday blues' karena tidak ingin kembali pada realita. Agar tidak sedih berlebihan apalagi sampai mengganggu performa kerja kamu besok, berikut tujuh cara usir 'post holiday blues' untuk lebih semangat memulai 'kehidupan'.
Terima Kenyataan
'Post holiday blues' kadang bukan hanya bikin tidak semangat tapi juga menimbulkan rasa kekhawatiran, sedih, kesulitan tidur hingga sulit konsenstrasi menjelang hari kerja. Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk menghindari kondisinya bertambah parah adalah menerima kenyataan bahwa liburan sudah berakhir dan kini waktunya untuk beraktivitas seperti biasa.
'Post holiday blues' sering terjadi ketika kamu terlalu menikmati liburan. Untuk itu, akui bahwa libur Lebaran kemarin berkesan dan terasa hangat karena bisa berkumpul dengan keluarga dan orang terdekat. Selagi momen tersebut sudah berakhir, kamu bisa menantikan liburan selanjutnya dan berjanji untuk lebih memaksimalkan kebersamaan dengan orang tersayang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cari Hal yang Bikin Semangat
Coba pikirkan apa yang bisa jadi penyemangat kamu kembali bekerja. Apakah itu bertemu dengan teman dekat di kantor, makan makanan kesukaan di kantin atau mencicipi berbagai oleh-oleh daerah dari rekan-rekan. Untuk memulai hari dengan indah, kamu bisa sarapan dengan makan kesukaan atau memesan kopi favorit agar Selasa bisa terasa lebih indah.
Tidur dan Bangun Lebih Cepat
Nanti malam usahakan untuk tidak begadang. Selain untuk memastikan tidur cukup dan berkualitas sebelum memulai hari yang 'berat', kamu juga disarankan bangun lebih pagi agar bisa lebih mempersiapkan diri. Hari pertama bekerja setelah liburan, biasanya jalanan akan padat dan macet. Agar tidak 'bad mood' dan telat, cobalah untuk datang lebih awal.
Mulai Pelan-pelan
Ketika sampai di kantor dan mulai bekerja, usahakan untuk melakukannya dengan pelan-pelan. Jika bisa hindari memilih tugas yang berat dan perlu berpikir keras di awal karena biasanya otak masih butuh penyesuaian. Jangan terlalu memaksakan diri untuk di hari pertama setelah liburan karena bisa memperparah rasa sedih dan bersalah.
Fokus pada Apa yang Kamu Suka dari Pekerjaan
Selagi itu, coba cari dan fokus pada apa yang biasa kamu sukai dari pekerjaan. Dilansir Harvard Business Review, kecintaan dan koneksi kamu dengan pekerjaan dapat memberi makna, tujuan, dan dampak positif pada kesehatan mental sekaligus kepuasan kerja. Semangat tersebut perlu dipanggil kembali di saat-saat seperti ini.
"Ketika kamu merasa tidak bersemangat bekerja, pikirkan tentang alasan kamu memilih pekerjaan tersebut, apa yang ditawarkan dari pekerjaan itu, dan dengan siapa kamu berhubungan (dengan baik). Jangan kewalahan dengan setumpuk pekerjaan di meja - berkonsentrasilah pada bagian pekerjaan yang paling menarik bagi kamu," kata Ayelet Fishbach, professor University of Chicago's Booth School of Business dan penulis Get It Done: Surprising Lessons from the Science of Motivation.
Ubah Persepsi tentang Kerja
Menurut Ayelet, tantangan psikologis saat kembali bekerja setelah liburan bermula dari konflik internal yang dirasakan antara pekerjaan dan waktu luang. Karena itu, kamu bisa mencoba mengubah persepsi tentang bekerja. Daripada melihatnya sebagai beban, coba pikirkan bahwa karier adalah sesuatu yang menguntungkan dan bisa membuat kamu pergi libur Lebaran bersama keluarga tahun depan.
"Kamu pergi bekerja agar kamu mampu membiayai liburan. Kamu pergi berlibur agar kamu dapat memiliki kehidupan yang lebih kaya dan lebih memuaskan," kata Eyelet.
Rencanakan Libur Lebaran Selanjutnya
Meski masih setahun lagi, kamu bisa mengobati 'post holiday blues' dengan mulai berpikir bahkan merencanakan libur Lebaran selanjutnya. Tidak perlu dengan memesan tiket pulang kampung atau membeli baju Idul Fitri, coba pikirkan bagaimana kamu akan menata rumah, bergaya, memberi hampers atau mengunjungi rumah saudara dengan cara yang berbeda tahun depan. Bisa juga dengan mulai mengatur bagaimana uang THR bisa digunakan untuk liburan ke tempat-tempat yang sudah dinantikan.
(ami/ami)
Hobi dan Mainan
Helm Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Siap Lindungi Kepala Saat Berkendara
Olahraga
Adem dan Efektif Lindungi dari Sinar Matahari, 2 Jaket Affordable ini Hanya Rp100 Ribuan!
Olahraga
Bebas Bergerak dukung Permainan Padel Lebih Optimal dengan Set Polo Wanita dari Andara
Kesehatan
Aktivitas Sehari-hari Lebih Terbantu, Rekomendasi Alat Bantu untuk Lansia di Rumah
Peluang Penghasilan Cuma dari HP, Intip Caranya di Sini!
Viral Kisah Pria Buka Kursus Naik Sepeda, Tak Sangka Hasilkan Ratusan Juta
Kisah CEO yang Dulu Sekuriti Kini Jadi Wanita Terkaya dengan Usaha Sendiri
Kisah Haru Satpam Wanita Viral: Bertahan Hidupi 3 Anak Setelah Ditinggal Suami
Menambah Penghasilan Digital, Dimulai dari Ponsel dan Bisa dari Rumah
Pangeran Harry Bersaksi, Klaim Meghan Markle Sengsara Selama di Kerajaan
Setelah Cincin Berlian Nyaris Rp 1 M, Segini Harga Kalung Lamaran Syifa Hadju
6 Fakta Menarik Drakor No Tail To Tell, Dibintangi Kim Hye Yoon dan Lomon
10 Drakor Netflix 2026 Paling Dinantikan, Gong Yoo-Song Hye Kyo Bikin Gemas













































