Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Wanita Hampir Jadi Korban Epstein, Selamat karena Ikuti Kata Ibu

Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 14 Mar 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Gláucia Fekete
Foto: Dok. BBC
Jakarta -

Skandal Epstein menguak kisah dan perjuangan para penyintas dari kejahatan seksual yang dilakukan Jeffrey Epstein. Laporan terbaru menyebut bahwa terdakwa yang meninggal di penjara itu 'merekrut' korbannya dari agensi modeling. Salah satu model yang hampir terjerat adalah Gláucia Fekete. Untungnya, Glaucia mengikuti kata snag ibu.

Pada 2004, Gláucia yang berusia 16 tahun dan tinggal di pedesaan Brasil mengambil langkah pertamanya di dunia modeling. Ia bergabung dengan agen model Perancis, Jean-Luc Brunel, yang mengunjungi rumahnya dan membujuk ibunya agar mengizinkannya pergi ke kontes model di Ekuador.

Saat itu, Glaucia tidak tahu mengenal siapa Brunel sebelum diperkenalkan oleh seorang agen talenta Brasil yang terkenal. Jean-Luc Brunel sendiri kemudian bunuh diri di penjara setelah dituduh melakukan pemerkosaan, pelecehan seksual dan merekrut gadis-gadis untuk Jeffrey Epstein.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan investigasi BBC News Brasil, Brunel terbukti menggunakan agen modelnya saat itu untuk mencari perempuan muda dari Amerika Selatan untuk Epstein. Ia juga bertugas untuk mengatur visa agar para korban bisa bepergian ke AS.

Hampir 'direkrut' Brunel puluhan tahun tapi untungnya Galaucia terselematkan karena larangan ibunya. "Jika aku tidak menaati ibuku dan pergi ke New York, apa yang mungkin terjadi padaku?" tanya Gláucia Fekete.

ADVERTISEMENT
Jean-Luc BrunelJean-Luc Brunel Foto: Dok. BBC


Terselematkan karena Turuti Nasehat Ibu

Ibu Glaucia, Barbara, disebut sempat mencurigai Brunel yang tampak 'sangat menawan' dan akhirnya dia setuju putrinya bisa pergi ke Ekuador tanpa dia untuk mengikuti kontes model. Glaucia yang masih remaja lalu melakukan perjalanan bersama tim Brunel ke Guayaquil untuk kompetisi Model Generasi Baru dengan para peserta berusia antara 15 dan 19 tahun.

Gláucia mengatakan kompetisi tersebut berlalu tanpa masalah meski sempat curiga ketika dia tidak diizinkan untuk menghubungi keluarga. Tapi kontestan lain sempat mengingat betapa anehnya perilaku Brunel. Pria tersebut disebut meminta untuk tidak disebutkan namanya, jadi kami menyebutnya sebagai Laura.

"Aneh sekali cara dia berperilaku dan selalu bergaul dengan gadis-gadis muda Brasil... Dia berperilaku seperti badut dan hanya bergaul dengan gadis-gadis yang masih sangat muda," katanya. "Dia sepertinya mengendalikan keuangan mereka. Gadis-gadis dari Brazil dan negara-negara Eropa Timur tampaknya menjadi target utama," lanjut sumber.

Gláucia mengatakan bahwa menjelang akhir perjalanan, Brunel menawarkan untuk menerbangkannya ke New York untuk menjadi bagian dalam sebuah acara dan semua biaya ditanggung. Pada saat itu mereka harus menghubungi Barbara untuk meminta izin.

Gláucia FeketeGláucia Fekete Foto: Dok. BBC


"Tidak. Tidak boleh," kata Barbara saat itu. "Mereka hanya mencari anak-anak, anak di bawah umur. Sayangnya mereka menemukan putriku,"

Barbara melarang Gláucia terlibat lagi dalam dunia modeling dan memutuskan hubungan dengan Brunel. "Ini benar-benar sebuah jalan keluar yang sempit," kata Gláucia.

Dalam file yang dirilis oleh pemerintah AS, BBC News Brasil menemukan catatan yang menunjukkan bahwa Epstein berada di Guayaquil pada 24 dan 25 Agustus 2004, bersamaan dengan final kompetisi modeling. Dokumen yang menunjukkan bahwa setidaknya satu model berusia di bawah 16 tahun yang menghadiri acara tersebut terbang dengan pesawat Epstein setidaknya dua kali pada tahun yang sama.

Gláucia pun berterima kasih pada ibunya sampat saat ini. "Tanpa disadari, aku berada di tengah badai itu. Ibuku menyelamatkanku," ujarnya.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads