Manajer HRD Ungkap 3 Kebohongan yang Boleh Dikatakan Pelamar Saat Interview
Wawancara adalah bagian krusial dalam merekrut seorang karyawan. Setelah menyeleksi CV, para manajer atau tim HRD biasanya akan menguji kemampuan dan kepribadian calon pegawai melalui sesi tersebut. Karena itu, para pelamar pun diminta untuk menunjukkan potensi terbaik dan bersikap jujur. Tapi menurut manajer HRD ini, ada tiga kebohongan yang boleh bahkan wajib dilakukan saat interview demi mendapatkan pekerjaan.
Manajer perekrutan Bonnie Dilber yang sering membagikan tips karier mengungkap sarannya yang jadi viral di TikTok. Menurut Bonnie, tidak semuanya perlu dikatakan secara jujur dalam interview kerja. Untuk beberapa hal, kamu bisa mengungkap 'white lie' demi meningkatkan kesempatan kerja.
Sebagai bagian dari tim HRD, Bonnie memaklumi bahkan menyarankan tiga kebohongan, yang pertama soal hubungan yang kurang menyenangkan di kantor lama. Bicara buruk tentang pekerjaan sebelumnya bisa membuat kamu justru terlihat tidak profesional.
"Pertama, kalau kamu meninggalkan pekerjaanmu karena kamu hanya tidak menyukainya, tidak akur dengan bos atau kolega, kamu harus berbohong soal ini. Jangan bilang kalau bos tidak menyukai kamu, semua orang sulit diajak kerjasama, yang mereka akan dengar darimu kamu adalah orang yang sulit,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
@bonniedilber
Jika begitu, apa yang harus dikatakan? "Bilang saja, pekerjaanku di sana baik-baik saja tapi aku ingin mengambil tantangan baru," tuturnya.
Hal kedua yang menurut Bonnie boleh kamu tutupi adalah alasan kamu menginginkan pekerjaan itu. Kebanyakan orang tentu ingin posisi baru yang gaji dan fasilitasnya lebih tinggi. Tapi kamu tidak disarankan menjawab demikian karena terdengar hanya peduli dengan uang.
"Kamu bisa bilang apa yang kamu minati dengan perusahaan itu, mengapa kamu suka pekerjaan itu, dan (jelaskan) mengapa kamu cocok untuk posisi tersebut," kata Bonnie.
Kebohongan ketiga yang boleh diungkap dalam wawancara kerja adalah rencana. Sebagian orang ragu menerima sebuah tawaran karena punya sesuatu di masa depan yang dianggap bisa menghalangi, seperti kuliah atau pernikahan. Kamu pun tidak harus menjawabnya secara gamblang.
"Kalau ditanya soal rencana lima tahun lagi, sebut rencana terkait perusahaan itu. Rencana kamu adalah masuk, menjalankan peran dengan baik, dan terus tumbuh dengan berbagai kesempatan yang datang," sarannya.
Postingan Bonnie pun mendapat berbagai komentar dari netizen. Banyak yang setuju tapi tak sedikit yang semakin menyadari bahwa cari kerja adalah sebuah 'permainan'.
"Bagiku ini menunjukkan bahwa perusahaan dipenuhi pembohong," "Tak heran jika banyak korupsi dan budaya kerja yang buruk. Siklus yang melelahkan," "Berbohong memang kemampuan untuk fungsi eksekutif. Tahu kapan dan bagaimana berbohong penting untuk bertahan," tulis netizen.
(ami/ami)
Home & Living
Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Praktis dan Muat Banyak
Pakaian Pria
Rekomendasi Batik Rp 100 Ribuan, Cocok buat Kondangan hingga Meeting Kantor
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
Tema Hari Perempuan Internasional 2026 dan Maknanya, Yuk Pakai Baju Ungu
50 Ucapan Selamat Hari Perempuan Sedunia untuk Sahabat dan Rekan Kerja
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Ramalan Zodiak 8 Maret: Cancer Keuangan Menurun, Leo Banyak Peluang
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang
Mengenang Vidi Aldiano, Duta Persahabatan yang Selalu Nyentrik di Panggung











































