ADVERTISEMENT

Kisah Hanif Alim Pernah Ditolak 100 Perusahaan, Kini Sering Bagi Tips Karier

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 10 Agu 2022 08:34 WIB
Hanif Alim Foto: Dok. Hanif Alim
Jakarta -

Mendapat pekerjaan mungkin tidak mudah. Tapi di era media sosial tidak sulit untuk menemukan berbagai informasi mengenai lowongan kerja hingga tips lolos wawancara. Salah satu kreator konten yang sering membagikan ilmu dan pengalamannya adalah Hanif Alim. Tak hanya tips seputar CV, ia juga sering membagikan informasi lowongan kerja hingga buka kelas karier.

Hanif Srisubaga Alim adalah pria 21 tahun yang sering membagikan konten terkait karier di TikTok dan Instagram. Ia juga membuka kelas karier yang membahas bedah CV hingga cara interview kerja. Hanif mengaku mulai membuat konten setelah merasakan susahnya membuat CV dan pernah ditolak 100 perusahaan. Ingin belajar dari kesalahan, ia pun mengumpulkan berbagai jawaban dari para HR.

"Aku cari HR dari berbagai perusahaan, aku interview, dan aku kumpulin jawabannya untuk aku pakai buat apply, terus jadi keterima di mana mana. Tapi ternyata bukan hanya aku saja yang mengalami ini, banyak pemuda lain yang kesusahan keterima kerja karena format CV dan teknik interview yang belum optimal," ungkapnya kepada Wolipop.

[Gambas:Instagram]



Di usia yang masih muda dan masih berstatus mahasiswa, pria kelahiran Jakarta ini sendiri sudah cukup banyak punya prestasi dan pengalaman kerja. Hanif yang kini menggeluti bidang strategi dan project management tersebut punya pengalaman membuat peta konsentrasi petani di Tanihub hingga membantu CEO OVO untuk mengembangkan produknya.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman itu, Hanif Alim mencoba membantu orang-orang yang butuh mentoring karier. Biasanya mereka yang datang kepada Hanif adalah para fresh graduate yang kesulitan mendapat pekerjaan. Di media sosial, Hanif memang banyak membagi informasi yang cocok untuk para pemula, seputar CV, cover letter, LinkedIn hingga budaya kerja.

Tapi tak jarang pula para profesional dengan pengalaman kerja 10 hingga 20 tahun yang meminta bantuannya dibuatkan CV atau LinkedIn. Mahasiswa semester tujuh di ITS tersebut pun mengungkap problema karier yang paling sering ditemuinya.

[Gambas:Instagram]



"Masalah karier paling besar adalah tidak berani mencoba, kadang kita terlalu takut ditolak sampai kita apply ke perusahaan yang menurut kita "aman" atau mudah keterima. Kita tidak mencoba perusahaan yang besar karena minder, malu, atau takut ditolak, padahal namanya mencoba tidak ada salahnya. Ambilah resiko terukur karena itulah yang akan membentuk kariermu," saran Hanif.

Bagaimana dengan para wanita karier yang sering menemukan permasalahan kompleks di tempat kerja? "Wanita seringkali menghadapi diskriminasi karena ada miskonsepsi umum bahwa wanita tidak kompeten, tidak kuat, tidak mampu tahan banting, wanita bisa tidak fokus karir karena punya anak, dan lain sebagainya,"

Para wanita pun disarankan untuk lebih percaya diri dengan nilai dan kemampuan mereka. "Alhasil wanita cenderung digaji lebih rendah dan tidak sering dapat ke posisi manajemen atau direktur. Ini terutama terlihat di bidang pertambangan, manufaktur, dan konstruksi," ungkap Hanif Alim.

(ami/ami)