ADVERTISEMENT

5 Hal yang Dilarang Ada di CV Menurut Perekrut Kerja Google Hingga Microsoft

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 28 Jul 2022 18:00 WIB
Ilustrasi wanita karier atau PNS Foto: Getty Images/alvarez
Jakarta -

Cara membuat CV yang baik dan menarik di mata perekrut penting diketahui. Dengan begitu, paling tidak dokumen bisa menambah kesempatan kamu dilirik perusahaan incaran. Seperti apa CV yang dinilai ideal? Tentu resume kerja perlu memuat data diri sekaligus pengalaman-pengalaman signifikan.

Pastikan kamu terlihat potensial dengan memasukkan informasi-informasi yang 'menjual' tapi jangan berlebihan. Menurut perekrut yang bekerja untuk perusahaan teknologi kenamaan seperti Google hingga Microsoft, hindari lima hal berikut ini dalam CV.

1. Kesimpulan Pribadi
Jupiter Hr adalah sebuah jasa konsultan yang diminta untuk mencari pegawai-pegawai terbaik untuk Google, Facebook, Uber hingga Microsoft. Pendirinya, Jermaine L. Murray, pun membagi cara membuat CV yang baik kepada para pelamar. Menurutnya salah satu hal yang hal tidak diperlukan adalah menulis 'personal summary' dalam CV.

Personal summary atau kesimpulan pribadi adalah paragraf yang umumnya berisi penjelasan diri terkait karier. Dilansir CNBC, Jermaine mengatakan hl itu tidak terlalu diperlukan karena kebanyakan perekrut fokus pada bagian atas. Karena itu, masukan informasi yang benar-benar penting di CV.

2. Terlalu Banyak 'Kata Kunci'
Cara membuat CV yang baik lain yang perlu dilakukan adalah jangan menaruh terlalu banyak kata kunci. Banyak pelamar menilai jika Applicant Tracking Systems (ATS) akan menolak dokumen mereka jika tidak ada kata-kata tertentu. Tapi menurut perekrut Google tidak selamanya begitu. Mereka tetap membaca dan menentukan sendiri bukan mesin.

3. Pengalaman yang Sudah Ketinggalan Zaman
Dalam CV sebaiknya jangan memasukkan pengalaman yang tidak relevan atau ketinggalan zaman. Ketika ingin mempromosikan diri wajar jika kita mau menonjolkan segala kelebihan. Tapi jangan memberikan terlalu banyak detail yang sudah lama atau tidak berhubungan dengan posisi atau perusahaan yang kamu lamar.

4. Pasang Foto
Beberapa perusahaan atau posisi meminta pelamar mengirimkan foto mereka. Tapi di beberapa negara, hal tersebut tidak selalu diperlukan, termasuk Amerika Serikat. Jermaine pun tidak menyarankannya. Ia menilai sebaiknya tidak meninggalkan kesan mengenai visual dan lebih baik menonjolkan kemampuan. Jika tidak ingin menaruh foto tapi tetap mau dikenal, kamu bisa menambahkan akun media sosial.

5. Pengalaman yang Tidak Berkaitan
Selain pengalaman kerja lama, cara membuat CV yang baik lainnya adalah menghindari menginformasikan peran-peran yang tidak berkaitan dengan lamaran atau perusahaan. Meski bisa menambah kesan bahwa kamu berpengalaman tapi hal tersebut malah dapat membuat CV terlihat penuh dan justru tidak menonjolkan informasi yang penting.

(ami/ami)