Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
Raksasa kosmetikEstée Lauder Companies menggugat perfumer sekaligus pengusaha asal Inggris Jo Malone di pengadilan Inggris. Gugatan berkaitan dengan dugaan pelanggaran merek dagang, pelanggaran kontrak, serta praktik yang berpotensi menyesatkan konsumen.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (12/03/2026), Estée Lauder mengonfirmasi telah mengajukan gugatan terhadap Jo Malone, brand parfum miliknya Jo Loves, serta bisnis Zara di Inggris. Gugatan tersebut berkaitan dengan penggunaan nama 'Jo Malone' pada sejumlah produk.
Sebagai informasi, Estée Lauder telah membeli brand parfum Jo Malone London-termasuk hak penggunaan nama Jo Malone-pada 1999. Jo Malone kemudian keluar dari perusahaan tersebut pada 2006 dan meluncurkan label parfum baru bernama Jo Loves pada 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Estée Lauder, penggunaan nama 'Jo Malone' pada kemasan parfum Jo Loves yang dijual melalui Zara menjadi dasar utama gugatan tersebut. Kasus ini resmi didaftarkan di pengadilan Inggris pada Rabu lalu.
Seorang juru bicara Estée Lauder menjelaskan bahwa sebelumnya Jo Malone telah menyetujui kesepakatan hukum yang membatasi penggunaan namanya dalam konteks komersial tertentu, termasuk dalam pemasaran parfum.
"Penggunaan nama 'Jo Malone' oleh Ms. Malone dalam sejumlah kegiatan komersial terbaru melampaui kesepakatan hukum tersebut dan berpotensi merusak ekuitas merek Jo Malone London," ujar juru bicara perusahaan tersebut, seperti dilansir Reuters.
Jo Malone, desainer dan perfumer. Foto: Instagram/@jomalonecbe |
Dalam gugatan itu, Estée Lauder menuduh Jo Malone dan Zara/Inditex melakukan pelanggaran kontrak, pelanggaran merek dagang, serta praktik passing off-istilah hukum yang merujuk pada tindakan yang berpotensi membuat konsumen percaya bahwa suatu produk berasal dari perusahaan lain.
Sementara itu, perusahaan induk Zara UK, Inditex, serta brand Jo Loves belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut. Jo Malone juga belum dapat dimintai komentar.
Laporan sebelumnya dari Financial Times menyebutkan bahwa kolaborasi parfum Jo Loves yang dijual di situs Zara UK mencantumkan keterangan, 'Created by Jo Malone CBE, founder of Jo Loves.'
Belum diketahui secara pasti apakah keterangan tersebut juga tercantum pada kemasan produk fisiknya atau sejak kapan produk dengan nama Jo Malone tersebut mulai dijual oleh Zara.
(hst/hst)











































