Sosok Rany Moran, Coaching Speaker yang Ingin Beri Dampak untuk Indonesia
Dalam pekerjaan, seseorang mungkin butuh arahan untuk mengambil keputusan dan mengembangkan karier. Tapi tak semua profesional bisa dengan mudah menemukan mentor yang bisa memberi solusi. Jasa seorang coaching speaker seperti Rany Moran pun dibutuhkan. Rany sendiri bermaksud untuk memberi revolusi mental dan upgrade mindset kepada para kliennya.
Rany Moran adalah pebisnis yang terjun menjadi coaching speaker. Setahun belakangan, wanita Indonesia yang berbasis di Sydney, Australia itu dipercaya perusahaan atau profesional untuk memberi motivasi sekaligus 'memeriksa' kesehatan karier mereka. Menurut Rany, meski masih tabu sebenarnya pergi ke coaching speaker sama seperti ke dokter.
"Jadi langkah awal saya untuk market di Indonesia adalah challenging their perception, mengedukasi bahwa ini seperti check up ke dokter. Karena pasti ada sesuatu yang imbalance dalam diri kita. Mindset dan motivasi kita juga perlu di-upgrade. Itu lah makanya revolusi mental dan upgrade mindset itu penting," katanya ketika diwawancara Wolipop di CGV Pacific Place, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu dua anak itu sendiri sudah menjadi coaching speaker sejak setahun lalu. Selama ini, Rany lebih banyak bertemu kliennya yang di Indonesia, Singapura, dan Australia secara virtual. Sebelum menekuni bidang ini, ia belajar empat tahun untuk mendalami ilmu psikologi. Dengan menjadi seorang coach karier, ia pun berharap bisa memberi dampak bagi Tanah Air.
"Background saya itu adalah bachelor economics and mass communications. Awalnya dulu bekerja dengan keluarga lalu memiliki keinginan independen untuk punya bisnis sendiri, meski mengalami kegagalan dua kali bangkrut berat buat saya tapi sekarang saya sudah memiliki beberapa bisnis yang sukses yaitu di Australia dan Singapura,"
rany moran Foto: Rahmi Anjani/Wolipop |
"Jadi saya itu belajar empat tahun untuk psychological counselor dan jadi profesional coach. Saya timba ilmu itu cukup berat ya kalau udah kerja, ngurusin anak juga karena impian saya untuk memberikan impact yang besar untuk Tanah Air tentunya dan Asia karena saya tahu potensinya banyak tapi kita melimitasi diri kita," jelas Rany.
Memperingati Hari Kartini, Rany Moran merilis program coaching 'Forces of Femininity' khusus untuk wanita Indonesia. Rany berharap modul tersebut dapat mengubah persepsi dan membantu wanita yang sering dipengaruhi oleh perubahan hormonnya untuk bangkit.
"Perempuan itu moodnya determine sekali dengan keseimbangan hormon dari remaja, later adult life, sampai menopause. Fokusnya lebih kepada self worth juga dan wanita bisa menyeimbangkan sisi maskulin dan feminin," kata Rany Moran.
(ami/ami)
Home & Living
Bikin Kue Lebaran Anti Gagal! Pentingnya Takaran Bahan yang Tepat dengan Alat Dapur Ini
Home & Living
Tidur Berkualitas Lebih Rileks! Upgrade Kenyamanan dengan Set Perlengkapan Memory Foam
Makanan & Minuman
PediaSure Vanila untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak, Ini Kandungannya
Makanan & Minuman
Usir Rasa Haus di Momen Berbuka dengan ABC Special Grade Melon
50 Ucapan Selamat Hari Perempuan Sedunia untuk Sahabat dan Rekan Kerja
5 Cara Bikin Konten yang Menarik untuk Jualan di TikTok Selama Bulan Puasa
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
Viral Bos China Bagi-bagi Bonus Rp 436 M, Pegawai Bebas Ambil Uang di Meja
Kisah Pegawai Cetak Rekor, Kerja di Posisi yang Sama Selama 65 Tahun
Ramalan Zodiak 7 Maret: Capricorn Tertekan, Aquarius Kurang Mujur
Intip Potret Febby Rastanty Umrah Perdana dengan Suami di Bulan Ramadan
Baju Lebaran 2026
Berburu Tren Baju Lebaran Warna Butter Yellow di Bazar Rendezvous AEON Mall
Baju Lebaran 2026
Kata Desainer Denny Wirawan Soal Tren Baju Lebaran Gamis Bini Orang












































rany moran Foto: Rahmi Anjani/Wolipop