Agar Tak Kecanduan Game, Remaja Bisa Pilih 6 Hobi Bermanfaat Ini

Erika Dyah Fitriani - wolipop Rabu, 30 Mar 2022 22:40 WIB
Bermain di pantai. Foto: dok. LingoAce
Jakarta -

Sebagai orang tua, mungkin Anda merasa perlu mengambil tindakan jika melihat anak mulai menampakkan tanda bahaya kecanduan game. Misalnya, dengan memindahkan konsol game hingga mengarahkan anak pada alternatif hobi lainnya.

Untuk langkah pertama, Anda bisa memindahkan konsol game dari kamar tidur sehingga kamar anak menjadi zona bebas telepon pintar dan game. Dengan memindahkan konsol game ke area umum di rumah, Anda bisa membatasi waktu bermain bagi mereka.

Meski bisa jadi langkah yang sulit, Anda perlu tegas melakukan tindakan ini untuk mengatasi kecanduan. Anda juga bisa mengarahkan anak pada alternatif hobi lain yang bermanfaat, contohnya beberapa daftar kegiatan berikut yang dikutip dari rilis LingoAce.

1. Olahraga

Olahraga adalah opsi yang ideal untuk membantu memecahkan kecanduan pada online gaming. Olahraga tim seperti sepak bola, voli, bola basket, dan baseball juga dapat membuat para remaja keluar dari rumah untuk berlatih dan bermain sambil bertemu orang baru.

Jika anak remaja Anda tidak menyukai olahraga tim, cobalah untuk mengarahkan ke jenis olahraga lainnya, seperti tenis, golf, atau berenang.

2. Berlari

Meski tergolong sebagai salah satu aktivitas olahraga, hobi yang satu ini lebih mengarah pada pencapaian pribadi. Berlari adalah bentuk latihan yang sangat baik untuk membuat para remaja menjadi jauh lebih sehat.

Klub lari juga merupakan tempat yang sempurna bagi para remaja untuk berteman di luar dunia game virtual.

3. Lintas Alam

Terhubung dengan alam adalah pilihan lain bagi para remaja yang sudah kecanduan dengan video game. Anda bisa mengarahkan anak untuk menjelajahi jalur hiking atau melakukan perjalanan darat untuk melihat jalur trekking bersama keluarga.

Anda juga dapat menggunakan waktu di jalan untuk terkoneksi dengan alam dan berbicara dengan anak-anak. Remaja yang menikmati hiking juga dapat menikmati pengalaman aktivitas luar ruangan lainnya, seperti bermain kayak, arung jeram, atau bahkan berkemah. Semua aktivitas ini dapat memberikan suntikan ideal untuk memutuskan kecanduan bermain game.

4. Seni

Upaya artistik punya momen yang sangat menyenangkan dan sangat berguna untuk menghentikan kecanduan video game. Para remaja biasanya akan gelisah dan murung ketika mereka pertama kali dijauhkan dari video game.

Namun, seni bisa memberi efek menenangkan untuk mengatasi masalah ini. Mewarnai, menggambar, melukis, dan memahat adalah semua kegiatan kreatif yang dapat dinikmati para remaja.

5. Memasak

Fase remaja hanya berjarak beberapa tahun saja dari masa perguruan tinggi. Karenanya, para remaja bisa mulai mengenal salah satu keterampilan hidup yang penting, yakni memasak yang mungkin perlu mereka ketahui sebelum merantau ke universitas. Oleh karena itu, ajak anak remaja Anda mengenal dapur dan ajari mereka cara memasak atau daftarkan mereka ke kelas memasak yang Anda pilih.

6. Belajar Hal Baru

Mempelajari hal yang baru seperti bahasa asing merupakan modal hidup yang penting untuk dimiliki, baik bagi para remaja maupun orang dewasa. Selain dapat membantu mereka mendapatkan kesempatan yang lebih luas ke depannya, belajar bahasa asing seperti bahasa Mandarin juga bisa meningkatkan kemampuan linguistik dan analitik anak.

LingoAce merupakan portal pendidikan bahasa Mandarin yang paling inovatif untuk anak umur 6 sampai 15 tahun. Startup EdTech kelas global ini bahkan berhasil masuk ke dalam daftar GSV EdTech 150 yang dikurasi oleh GSV Ventures. Serta terpilih sebagai salah satu perusahaan dengan pertumbuhan paling transformatif di dunia dalam kategori pembelajaran digital.

Untuk itu, mari ajak anak bergabung ke LingoAce dengan menggunakan link kelas free trial gratis hari ini juga! Jangan tunda, karena kapan lagi bisa belajar dengan guru native speaker di LingoAce!



Simak Video "Anti Mainstream! Nenek 93 Tahun Punya Hobi Berkuda"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)