Ada Perang, Miliarder Termuda Ukraina Kabur ke Dubai Pakai Superyacht Mewah

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 30 Mar 2022 09:03 WIB
Kostyantin Zhevago Foto: Dok. FC Vorskla
Jakarta -

Banyak orang yang terpaksa melarikan diri dari Ukraina setelah negaranya diinvasi Rusia. Kebanyakan mencari tempat tinggal di negara tetangga. Berbeda dengan mereka, orang-orang kaya Ukraina bisa memilih tempat dan fasilitas yang lebih nyaman. Orang terkaya termudanya bahkan disebut kabur dengan superyacht yang mewah.

Miliuner Kostyantin Zhevago adalah pengusaha pertambangan yang disebut sebagai miliuner termuda Ukraina. Pria 48 tahun tersebut dilaporkan telah keluar dari negaranya setelah hukum anti-oligarki diluncurkan Presiden Volodymyr Zelensky. Dikatakan jika ia pergi dengan superyacht yang dinamakan 'Z'.

Dilansir Daily Star, kapal canggih tersebut sudah berlabuh di klub yacht Bulgari di Dubai. Kaburnya Kostyantin Zhevago ke Dubai pun dianggap tidak mengejutkan karena empat oligarki Rusia lainnya juga terbang ke sana. Ketika banyak negara melarang masuknya pesawat Rusia, Dubai memang masih menerima penumpang dengan kapal.



Sejak sebelumnya, para oligarki dan pengusaha kaya memang dilaporkan sudah mulai meninggalkan Ukraina. Presiden Zelensky pun meminta mereka untuk kembali dan menunjukkan rasa persatuan dari invasi Rusia. Beberapa memang hanya kabur sebentar lalu kembali ke negara mereka.

"Mereka sadar Putin melontarkan ancaman yang klir kepada semua orang Ukraina dan aset-aset mereka. Putin tidak peduli soal oligarki Ukraina atau bagaimana mereka sudah loyal kepadanya. Semua orang mengerti orang Ukraina siapapun sekarang, termasuk konglomerat adalah musuh dari rezim Putin,"" kata analis politik Taras Berezovets.

Kostyantin Zhevago sendiri dikatakan memiliki kekayaan sekitar $2,4 miliar atau Rp 34,4 triliunan. Ia pun disebut Forbes sebagai orang terkaya termuda di Ukraina bahkan Eropa. Perusahaan pertambangannya sudah go public. Meski begitu, perusahaan Kostyantin sempat mendapat masalah hingga ia mengundurkan diri sebagai CEO ketika ada isu dugaan pencucian uang dan penggelapan bank miliknya.

(ami/ami)