Kisah Viral Fotografer Cantik Afghanistan yang Melarikan Diri dari Taliban
Banyak warga Afghanistan yang berusaha melarikan diri setelah Taliban menguasai negara mereka. Di bawah kepemimpinan kelompok milisi tersebut, mereka memang tidak bisa mendapatkan kebebasan dan harus hidup dengan ketakutan. Apalagi bagi para wanita yang sering menjadi target dan korban. Karena itu, fotografer Roya Heydari memilih untuk segera pindah dari sana.
Roya Heydari adalah seorang fotografer dan pembuat film. Seperti kebanyakan orang Afghanistan, ia berniat untuk melarikan diri untuk melindungi nyawa mereka. Meski sudah berhasil keluar dari sana, wanita cantik itu dilakukan dengan berat hati.
"Aku meninggalkan seluruh kehidupanku, rumahku untuk bisa terus punya suara. Sekali lagi, aku melarikan diri dari tanah airku. Sekali lagi, aku memulai dari awal. Aku hanya mengambil kameraku dan jiwa mati untuk melintasi samudera. Dengan hati yang berat, selamat tinggal tanah airku. Sampai bertemu lagi," tulisnya di Twiiter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roya Heydari Foto: Twitter/Instagram Roya Heydari |
Curhatan kesedihannya itu pun jadi viral. Mewakili bagaimana perasaan banyak orang Afghanistan terpaksa meninggalkan negara mereka, postingan itu sudah disukai lebih 120 ribu kali dan mendapatkan seribuan komentar. Roya pun mendapat banyak dukungan dari netizen di seluruh dunia.
Dilansir Al Jazeera, Roya Heydari kini telah berhasil kabur dari ibu kota Kabul dan tiba di Perancis. Salah satu ketakutannya atas kembalinya Taliban berkuasa di Afghanistan adalah jika tidak diperbolehkan bekerja.
Roya Heydari Foto: Twitter/Instagram Roya Heydari |
"Kematian hanya datang sekali, aku tidak takut mereka membunuhku. Apa yang aku takutkan adalah dibelenggu, tidak bisa keluar dan meneruskan pekerjaanku," ujarnya.
Roya Heydari sendiri lahir dalam pengasingan dan baru kembali ke Afghanistan di usia 10 tahun. Selama ini, ia mengalami sejumlah kesulitan dan diancam oleh sejumlah kelompok. Roya pernah berhadapan dengan berbagai serangan dan ledakan tapi menurutnya banyak pembelajaran yang membuatnya bersyukur masih hidup sampai sekarang.
"Aku tidak pernah takut mati atau ancaman dan aku tidak pernah ingin menyerah dan menyembunyikan suaraku. Pertahanan dan kekuatan adalah untuk tidak mati dalam perang ini tapi tetap hidup jadi kamu bisa menjadi suara yang lebih besar untuk generasi dan orang-orangmu," ujarnya dilansir Rediff.
(ami/ami)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
Cegah Retur Nakal, Penjual Online Pakai Label Unik Mouse Pad-Pakaian Dalam
Daddoa YouTuber KBeauty Meninggal di Usia 29, Pernah Curhat Soal Bullying
Viral Wanita Jadi Operator Ekskavator, Dihias Motif Hello Kitty Biar 'Girlie'
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce












































Roya Heydari Foto: Twitter/Instagram Roya Heydari
Roya Heydari Foto: Twitter/Instagram Roya Heydari