Ini Alasan Bangun Bisnis Perlu Punya Mindset Positif

Inkana Putri - wolipop Selasa, 30 Mar 2021 20:40 WIB
Ilustrasi bisnis online Foto: shutterstock
Jakarta -

Membangun bisnis memang jadi hal yang tak mudah, terlebih untuk pemula. Di samping modal dan niat siapa sangka dalam berbisnis ternyata juga perlu punya mindset yang positif.

Mindset positif saat berbisnis pun jadi satu hal yang diterapkan Co-Founder Dear Me Beauty, Nikita Wiradiputri, khususnya saat pandemi. Meski sempat khawatir dengan keberlangsungan bisnisnya, namun ia menyebut berpikir positif membuat dirinya dapat mencari jalan keluar dan strategi baru. Salah satunya dengan meningkatkan digitalisasi melalui penjualan di e-commerce Shopee sehingga saat ini bisnisnya pun masih dapat bertahan dan tumbuh selama pandemi.

"Aku gak nyangka kalau Corona ini merubah lifestyle orang dan kita sebagai retailers harus bisa adapt to the whole new culture. Dulu aku pas denger Corona aku pikir oh paling 1-3 bulan akan disappear. Tapi ternyata it changes the whole world, malah jadi global pandemi," ujarnya dalam Live Streaming Instagram, Kampus Shopee bertema 'Tips Bangun Mindset Positif Saat Pandemi' baru-baru ini.

"Aku pun panik juga, ini (bisnis) kita gimana. Mau majunya seperti apa. Apa strategi yang perlu kita ubah. Kita (akhirnya) making back-up plan," imbuhnya.

Mindset positif ternyata tak hanya perlu dimiliki saat berbisnis saja, tapi saat baru memulai bisnis. Nikita yang awalnya bukan berasal dari beauty industri mengaku harus tetap positif untuk menjalani bisnisnya saat ini.

"Waktu itu aku masih kerja di fashion retail. Aku gak tau one day aku bisa kerja di dunia beauty. Dan waktu itu aku ditawari bisnis ini dan aku pikir I think I wanna be an entrepreneur and this is the time to make my dream come true," katanya.

"Awalnya memang ada takut karena aku gak datang dari beauty background dan juga bukan orang bisnis. Jadi aku learn as we go aja, semua bisa dipelajari asalkan ada niat," paparnya.

Dalam menjalani bisnisnya, Nikita mengaku dirinya juga sempat menghadapi tantangan. Namun saat gagal, ia mengatakan dirinya tetap sebisa mungkin untuk punya mindset atau pikiran positif untuk menemukan jalan keluar.

Menurutnya, kegagalan akan memberikan banyak pelajaran. Ia menyarankan pada saat gagal ada baiknya untuk mendengarkan masukan dari segala pihak, khususnya customer.

"Sama halnya pas lagi di bawah kita harus positif. Kegagalan itu kan mengajarkan kita sesuatu. Tapi aku selama ini mikir ah kayaknya kalau gagal bakal sedih banget kayak aku ngerasa kalah banget. Cuma starting a business di mana pun itu, it's a real struggle jadi ada challenge masing-masing," paparnya.

"Jadi buat aku tips yang paling penting ketika kita gagal, yaudah kita take positivity jangan ngerasa aduh aku gagal nih kayaknya ke depannya bakal susah nih. Dijalanin aja karena kegagalan pasti ada jadi kita harus bisa nerima kritik. You will learn from the mistake. Karena membuat kesalahan atau strategi itu adalah human nature, jadi kita harus keep positive dan bikin plan b," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, Nikita menyampaikan ketika berbisnis ada baiknya untuk selalu tetap positif terhadap brand sendiri. Menurutnya, dalam berbisnis pasti akan selalu ada kompetitor, namun yakin terhadap brand sendiri adalah hal utama.

"Kalau dari Dear Me Beauty, kompetitor selalu ada. Tapi balik lagi kita foundationnya running business itu apa. Apa yang kompetitor lakukan itu kita cukup tau aja. Jangan terlalu dipikirin kayak kalau kita keluarin (produk) ini bakal laku gak ya. Jadi, whatever you do kamu ikuti saja dengan kata hati kamu, karena begitu kamu keluarin produk dan kamu yakin bahwa produk ini bagus, bisa diterima dan sesuai dengan masukan orang di luar sama, you do well," jelasnya.

"You gotta be confident juga di produk kamu. Dan ketika kamu udah yakin dengan produk kamu, it does not matter what competitors doing. Kalau kamu gagal, kamu belajar dari sana," pungkasnya.



Simak Video "Respons Shopee-Tokopedia soal Penjualan Invitation Clubhouse"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)