IPK di Bawah 3, Pria Ini Ungkap Caranya Diterima di Perusahaan Ternama
Sebuah video di TikTok jadi viral karena menginspirasi dan menyemangati para pencari kerja. Seorang pria bernama Adhika Wira mengungkap kisahnya yang diterima di sebuah perusahaan ternama. Padahal pria tersebut mengaku memiliki nilai IPK di bawah 3 yang sering dianggap kurang memenuhi standar. Senang videonya bisa menyemangati sesama, Dhika pun turut membagi saran dan pengalamannya untuk para fresh graduate yang senasib dengannya.
Mencari pekerjaan memang tidak mudah terlebih dengan situasi pandemi belakangan. Banyaknya saingan dan terbatasnya lapangan kerja membuat pelamar diharapkan punya nilai jual yang tinggi, termasuk dengan nilai IPK yang baik. Tapi angka IPK bukanlah segalanya. Dalam video Dhika yang viral, ia pun mengungkap bahwa dengan IPK 2,8, pria itu bisa direkrut perusahaan ternama dan mentraktir keluarga.
Kepada Wolipop, lulusan jurusan Teknik Telekomunikasi Kelas Internasional tersebut mengaku sempat ketakutan sulit diterima kerja karena nilainya. Awalnya ia menganggap perusahaan akan lebih memilih fresh graduate dengan IPK tinggi. Tapi karena punya cukup banyak pengalaman, ia sukses dilirik untuk masuk sebagai pegawai saat kerja magang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria 23 tahun itu mengungkap caranya mendapat pekerjaan di perusahaan ternama meski nilai IPK di bawah 3. Selain menyiapkan kemampuan dengan bekerja magang, ia juga mengaku mencari perusahaan dengan standar IPK yang sesuai. Meski IPK cenderung tidak tinggi, lulusan Telkom University itu menilai ada berbagai hal lain yang lebih dilihat perusahaan saat melakukan perekrutan.
@dhikasuper
"Menurut saya softskill, character, dan attitude merupakan faktor yang tidak kalah penting, juga pengalaman bekerja atau internship," ungkapnya ketika dihubungi pada Senin, (10/11/2020).
Belakangan mendapatkan pekerjaan menjadi semakin sulit karena pandemi. Pria yang bekerja di perusahaan di kawasan Jakarta Pusat itu pun memberikan semangat dan sarannya bagi para pencari kerja.
"Pertama, tingkatkan daya saing di sektor tertentu berupa pengalaman dan keahlian khusus. Kedua, terus mencari peluang-peluang terbuka saat pandemi seperti sekarang. Ketiga, mengikuti seminar atau webinar yang banyak tersedia pada pandemi," kata Dhika.
(ami/ami)
Pakaian Pria
Ini Rekomendasi Celana Chino Pria, Cocok untuk Ngantor-Hangout
Elektronik & Gadget
4 Alasan iPhone 17 Pro Max Jadi HP yang Cocok untuk Anak Muda
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Tampil Sederhana, Pekerjaan Wanita Ini Ternyata Bikin Kaget
Profil Gandes Nawangsari, Mental Health Educator yang Dimintai Saran Gen Z
Pesona Rose BLACKPINK Jadi Global Ambassador Levi's, Desain Koleksi Spesial
Ramalan Zodiak 14 Maret: Cancer Pemasukan Cukup, Virgo Bijak Kelola Keuangan
Gaya Go Youn Jung Viral Pakai Selimut, Kedinginan di Fashion Show Chanel
Rama Duwaji Bikin Ilustrasi untuk Esai Aktivis Anti-Israel, Picu Polemik











































