Kisah Miliuner Jadi Gelandangan: Allah SWT Menguji, Sekejap Mata Semua Hilang

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 03 Nov 2020 10:49 WIB
Desperate man sitting in the tunnel. Ilustrasi Pria Sedih / Foto: Getty Images/baona
Jakarta -

Hidup adalah sebuah misteri yang tidak pernah bisa diprediksi. Tidak ada siapapun yang tahu bagaimana kehidupannya di masa depan kelak. Bukan tidak mungkin kehidupanmu bisa berubah 180 derajat di masa depan, seperti yang dialami oleh pria asal Malaysia yang satu ini.

Melansir dari My Metro, seorang pria bernama Johari kini terpaksa hidup susah dan menjadi gelandangan setelah 10 tahun lalu usahanya mengalami kegagalan. Padahal dulunya pria yang berusia sekitar 50-an itu memiliki pendapatan tinggi dan kehidupan mewah. Dia bahkan sempat mengkuliahkan anak gadisnya di Prancis.

"Dulu saya berpenghasilan jutaan Ringgit dan sering terbang menggunakan kelas bisnis dan sering menginap di hotel bintang lima. Namun sekejap mata Allah SWT menguji saya dan semua itu hilang, bahkan hidup saya berubah jadi gelandangan serta berharap uluran tangan dari orang lain," jelas Johari.

Johari menceritakan bahwa dulu kehidupannya sangatlah makmur. Dulu dia juga berteman dekat dengan orang-orang ternama. Namun semua itu mendadak hilang setelah usaha real estate nya mengalami kerugian besar dan membuatnya bangkrut. Akibatnya Johari kemudian sempat menjalani hidup sebagai tuna wisma selama setahun.

"Lebih menyedihkan, istri tercinta meninggal pada tahun 2008, saya saat itu cukup terpukul bahkan tidak tahu arah karena tidak memiliki sumber penghasilan," jelas Johari.

Menurut Johari yang menjadi kekuatannya saat itu adalah kedua orang anaknya yang sedang melanjutkan kuliah. Dan untungnya setelah setahun hidup menjadi gelandangan, Johari ditarik menjadi koordinator kerja bakti lapangan oleh sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Saya sekarang tinggal di rumah warisan, saya lebih bahagia sekarang. Apa yang saya lakukan saat ini memberi arti yang cukup besar bagi saya dan keluarga," ungkap Johari.

Walaupun demikian Johari mengaku tetap bersyukur. Menurutnya apa yang telah direncanakan oleh Tuhan untuk hidupnya sangatlah hebat.

"Alhamdulillah anak saya diberikan rezeki baik dan sukses dalam hidup, insyaallah. Anak perempuan saya kini sedang kuliah di Prancis bidang kesenian dan anak bungsu sedang kuliah di Universitas Malaysia," ungkapnya.

"Meski kini pendapatan saya tidak bernilai jutaan Ringgit Malaysia, saya tetap senang dan bersyukur bisa membantu yang kurang mampu, terutama teman-teman tuna wisma," tambah Johari.

(vio/vio)