Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Silsilah Keluarga Ha Young Dianggap Problematik, Minta Maaf Lewat Surat

R Chairini Putong - wolipop
Rabu, 12 Agu 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ha Young
Foto: dok. Instagram @havv_y
Jakarta -

Ha Young menuai kontroversi publik setelah penayangan drama Korea Netflix, Our Sticky Love. Sang aktris disebut-sebut berasal dari "keluarga problematik" karena kakek buyutnya Ahn Sang Ho, terungkap sebagai tabib yang pro terhadap Jepang di era penjajahan.

Saat tampil di acara televisi KBS2 Problem Child in House, Jumat (7/8/2026), Ha Young dengan bangga menceritakan silsilah keluarganya yang aktif dalam dunia medis. Ayah dan kakak perempuannya berprofesi sebagai dokter. Ibunya dulunya seorang perawat, dan kakek buyutnya adalah salah satu orang pertama yang membuka klinik khusus pengobatan Barat di Hanyang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ha Young menuai kontroversi karena latar belakang keluarganya, diduga pro-Jepang.Ha Young menuai kontroversi karena latar belakang keluarganya, diduga pro-Jepang. Foto: dok. Instagram @havv_y

ADVERTISEMENT

"Setelah belajar kedokteran di Jepang, beliau membuka salah satu klinik pengobatan Barat pertama di Hanyang dan merawat Kaisar Gojong," jelas Ha Young. Meski tidak menyebutkan nama kakek buyutnya, netizen berspekulasi ia merupakan cicit dari tabib Ahn Sung Ho.

Agensi Ha Young pun mengkonfirmasi kakek buyutnya memang Ahn Sung Ho. Untuk diketahui, pria itu termasuk barisan dokter yang merawat Kaisar Gojong ketika pingsan pada 1919. Di sisi lain, netizen juga menggali catatan kehidupannya selama era penjajahan Jepang, yang memicu tuduhan bahwa Ahn Sang Ho pro terhadap Jepang.

Seperti dilansir dari Ten Asia, dalam surat kabar pemerintah kolonial Jepang Maeil Sinbo pada 1918, Ahn Sang Ho dilaporkan menikah dengan seorang wanita Jepang. Aspek rumah tangganya turut menuai perhatian karena ia telah mengadopsi kebiasaan makan dan cara berpakaian seperti orang Jepang. Sementara surat kabar lain menyebutkan kakek buyut Ha Young terdaftar sebagai anggota dewan dari organisasi pro Jepang, Daejeong Sileop Chinmokhoe.

Penampilan Ha Young saat menghadiri konferensi pers drama Korea Netflix Our Sticky Love.Penampilan Ha Young saat menghadiri konferensi pers drama Korea Netflix Our Sticky Love. Foto: Dok. Netflix, Instagram Ha Young

Netizen semakin geger lantaran ayah Ha Young, Ahn Byeong Mun angkat bicara dalam wawancara dengan Ilgan Sports. Pengakuan ayahnya soal kedekatan Ahn Sung Ho dengan Pangeran Uihwa hingga 'dijodohkan' dengan wanita Jepang justru membuat netizen semakin meyakini bahwa ia memang pro-Jepang.

Di tengah kontroversi yang memanas, Ha Young akhirnya meminta maaf karena mengagungkan kakek buyutnya di acara televisi, seolah mengabaikan sejarah Korea Selatan di era penjajahan Jepang.

Lawan main Jung Hae In itu mengaku langsung menggali informasi soal kakek buyutnya. Ke depannya, Ha Young juga berjanji akan berefleksi dan lebih berhati-hati dalam membicarakan sejarah.

Terlebih kontroversi ini muncul menjelang Gwangbokjeol. Hari libur nasional Korea Utara dan Korea Selatan yang dirayakan setiap tanggal 15 Agustus, guna memperingati kemerdekaan Korea dari 35 tahun penjajahan Jepang pada 1945.

"Dengan malu, aku membicarakannya di berbagai kesempatan seolah-olah dia adalah sumber kebanggaan keluarga, padahal aku tetap berada dalam ketidaktahuan yang begitu besar."

"Melalui kejadian ini, aku melakukan proses pencarian sendiri terhadap materi-materi yang relevan dan mengetahui aktivitas pro-Jepang kakek buyutku. Aku sangat menyesal telah berbicara tentang keluargaku dengan begitu enteng tanpa memahami dengan benar sejarah menyakitkan negara kita selama masa penjajahan Jepang."

"Aku menyadari bahwa ketidaktahuanku tentang hal ini bukanlah alasan untuk mengabaikan atau menganggap enteng sejarah tersebut. Aku menerima kesalahan-kesalahan itu dengan berat hati dan sebagai keturunannya, aku menyampaikan permintaan maaf yang tulus. Aku merasa lebih menyesal karena menimbulkan masalah akibat kekuranganku menjelang Gwangbokjeol."

"Lebih jauh, aku akan mempelajari sejarah kita secara mendalam dan melakukan yang terbaik untuk mengabdi dengan penuh hormat kepada para aktivis kemerdekaan dan semua orang yang mengabdikan diri untuk kemerdekaan dan kesejahteraan negara kita. Aku akan membuktikan ini bukan hanya dengan kata-kata tapi dengan tindakan," pungkas Ha Young.

(rcp/rcp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads