Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Eks Pramugari & Pegawai Pemda Bogor yang Kini S2 Beasiswa di Rusia!

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Sabtu, 08 Agu 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.
Mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.
Rusia -

Sebuah unggahan di media sosial viral setelah menampilkan kisah seorang pemuda alumni SMAN 6 Bogor yang kini telah menetap dan tinggal di Houston, Texas, Amerika Serikat. Pemilik akun Instagram @williamdkta_ membagikan momen bahagianya tersebut sambil menyampaikan salam hangat dan rasa bangganya terhadap almamater sekolahnya di Indonesia.

Sebelumnya, Wolipop sudah mewawancarai William yang menceritakan perjalanan dan kehidupannya di Negeri Paman Sam. Namun, kehebohan tak berhenti sampai di situ-kolom komentar unggahannya mendadak menjadi ajang "reuni online" sekaligus ajang saling pamer pencapaian positif dari para alumni sekolah lain yang juga berhasil meniti karier dan pendidikan di luar negeri.

Salah satu komentar yang mencuri perhatian publik datang dari akun Instagram @therealriskafiani. Wanita tersebut turut membagikan kabar membanggakan mengenai perjalanannya menuntut ilmu di benua Eropa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. Instagram @williamdkta_.

"Hallo @sman_8bogor jurusan IPS 3 angkatan 2005, sekarang saya sdh studi dapat beasiswa dari Pemerintah Federasi Rusia dan tinggal di Saint.Peterburg Rusia🇷🇺 Titip salam hormat dan rindu utk ibu kepala sekolah Ibu Supeni, beliau adalah guru bhs inggris saya saat sy duduk di kelas 3. 🙏🇮🇩," tulis akun @therealriskafiani di kolom komentar.


Wawancara Wolipop

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.

Wolipop menghubungi sosok di balik komentar tersebut, yakni Riskafiani, S.A.B., M.M. Wanita berusia 39 tahun asal Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini membagikan cerita inspiratif di balik keberhasilannya meraih Russian Government Scholarship (RGS).

ADVERTISEMENT

Riska begitu ia akrab disapa merupakan mahasiswa pascasarjana di Saint Petersburg State University (SPbGU), kampus tertua di Rusia yang telah berdiri selama 350 tahun sekaligus almamater dari Presiden Vladimir Putin.

Sebelum memulai perkuliahan S2 program State and Municipal Management yang berfokus pada konsep Smart City, ia wajib mengikuti program persiapan bahasa Rusia (Podfak) selama satu tahun di BSTU Voenmeh.

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.

Perjalanan karier dan pendidikan Riska sangatlah unik. Sebelum memenangkan beasiswa luar negeri, anak kedua dari tiga bersaudara ini pernah berprofesi sebagai pramugari Lion Group (2009-2014) dan mengabdi sebagai Pegawai Pemerintah Daerah di BPKAD Kabupaten Bogor selama satu dekade (2015-2025).

"Sebagai warga asli Bogor, saya menggambarkan diri saya dengan kalimat: 'Dari berbagai jalur, menempuh jalan yang belum pernah dilalui.' Siapa sangka, perjalanan ini bermula dari langkah demi langkah yang saya jalani dengan keyakinan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk diperjuangkan," ujar Riska kepada Wolipop.

Pencapaian Riska ke Negeri Beruang Putih menorehkan banyak catatan membanggakan. Ia berhasil membuktikan bahwa usia, latar belakang, dan riwayat pekerjaan bukanlah penghalang untuk terus mengejar pendidikan tinggi di level internasional.

Riska mencatatkan serangkaian rekor pencapaian. Dia merupakan mantan pramugari Indonesia pertama yang berhasil meraih beasiswa pemerintah Federasi Rusia. Dia juga menjadi pegawai Pemda Kabupaten Bogor pertama yang melanjutkan studi ke Rusia melalui jalur Russian Government Scholarship (RGS).

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.

Tak hanya itu, Riska juga juara Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Pertama yang menembus universitas di Rusia. Dan dia menjadi alumni SMA Negeri 8 Bogor & IBI Kosgoro 57 pertama yang lolos seleksi bergengsi tersebut dan berkuliah di SPbGU.

"Dulu saya melayani di ketinggian ribuan kaki di udara, kini saya melayani harapan dengan menimba ilmu manajemen dan konsep kota cerdas di negeri yang jauh. Dulu saya mengabdi di BPKAD Kabupaten Bogor selama 10 tahun, kini saya membawa nama daerah dan keluarga untuk belajar hal baru yang kelak dapat saya kembalikan untuk kemajuan tanah air," ungkapnya penuh syukur.

Proses keberangkatanRiska ke Rusia tidak terjadi secara instan. Niatnya tumbuh dari dorongan sahabat sesama alumniSMAN 8 Bogor sertapertemanannya dengan sesama pemburu beasiswa (scholarship hunters). Menariknya,Riska sempat mencoba peruntungan di tiga beasiswa negara berbeda sekaligus,StipendiumHungaricum (Hungaria),Manaaki Scholarship (Selandia Baru), dan Russian Government Scholarship (Rusia). Meskipun dinyatakan lolos di ketiga beasiswa tersebut, Riska mantap memilih Rusia sebagai destinasi studinya.

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Foto Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia dan Bupati Bogor. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.

"Saya lolos di ketiganya, namun saya pilih Rusia. Alhamdulillah saya diterima di Universitas Saint Petersburg," kata Riska yang juga menguasai bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, Spanyol, Rusia, serta sedikit bahasa Prancis dan Turki ini.

Tiba di Rusia saat musim dingin tiba tentu memberikan tantangan tersendiri bagi Riska, mulai dari suhu dingin ekstrem, kendala bahasa, hingga perbedaan budaya. Namun, dukungan penuh dari orang tua dan tekad pantang menyerah membuatnya tetap bertahan dan aktif dalam perhimpunan mahasiswa PERMIRA Saint Petersburg serta berbagai forum internasional ASEAN-Rusia.

Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia.Sosok Riskafiani, mantan pramugari dan pegawai Pemda Bogor yang kini melanjutkan studi S2 di Saint Petersburg State University lewat beasiswa Pemerintah Rusia. Foto: Dok. pribadi Riskafiani.

Di akhir wawancara, Riska menitipkan pesan mendalam untuk generasi muda Indonesia yang sedang berjuang mengejar mimpi mereka.

"Banyak orang berkata 'mustahil', 'terlalu berat', atau 'bukan jalurmu'. Namun saya percaya: usaha yang sungguh-sungguh, doa yang tak putus, dan tekad yang tak mudah goyah akan selalu menemukan jalannya. Usia, latar belakang, atau posisi saat ini bukan batasan untuk bermimpi. Jadilah yang pertama jika perlu, karena perubahan selalu dimulai dari langkah keberanian yang kita ambil hari ini," tutupnya.

(gaf/gaf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads