Viral Kisah Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Recehan, Hasil Ortu Jual Gorengan

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 18 Agu 2020 19:30 WIB
Bank Indonesia (BI) menerbitkan 11 uang rupiah desain baru. Uang desain baru ini terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam. Ini penampakannya. Ilustrasi Uang Recehan Logam / Foto: Maikel Jefriando
Jakarta -

Pandemi Corona telah membuat kehidupan kita menjadi berubah. Tidak sedikit orang-orang yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan dan mengalami krisis keuangan karena pemasukannya berkurang atau bahkan menjadi tidak ada sama sekali. Namun di tengah krisis keuangan tersebut ada beberapa hal yang tetap harus dibayar, salah satunya adalah biaya kuliah.

Curhat dari salah seorang mahasiswa tentang uang kuliah ini pun menjadi viral di media sosial. Mahasiswa dengan nama akun Twitter @hewanberbicara itu curhat soal pengalamannya membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) kampusnya dengan menggunakan uang receh.

"Jadi gw mau bayar UKT karna emang duh waktunya bayar, Berhubung masa pandemi dan lagi krisis akhirnya gw, ibu dan bapak buka celengan recah, Mulai lah gw bongkar dan gw hitung satu persatu," tulisnya dalam unggahan tersebut.



Tidak lupa akun @hewanberbicara itu juga menyertakan foto uang logam yang sudah dirapikan dan disusunnya. Menurut keterangan dari Thread Twitter tersebut, uang kuliah yang harus dibayarkannya adalah sekitar Rp 3,5 juta.

Setelah dihitung, uang receh seberat sekitar 17,5 kg itu ternyata cukup untuk membayar biaya UKT kuliah dari sang mahasiswa yang tidak disebutkan namanya itu. Beberapa uang logam seribuan itu didapatkan sang mahasiswa dari hasil orangtuanya berjualan gorengan dan usaha tambal ban di rumahnya.

Setelah menghitung dan mengelompokkan uang-uang logam tersebut, sang mahasiswa bersama temannya lalu membawa uang tersebut ke bank. Namun ternyata perjalanannya tidak semudah itu karena tidak semua bank mau menerima uang recehan miliknya.

"Berangkat lah gw minta anter temen gw ke bank yg jaraknya 15 km dri rumah, Pertama berangkat ke bank BNI, pas mau bayar ternyata server nya down dan gak isa bayar Di BNI," tulis Thread tersebut.

"Oke gw lanjut yah ceritanya, hehe. Jadi abis dri BNI gw ke Bank mandiri setelah antri sekitar hampir 1 jam ternyata bank mandiri gak bisa nerima uang receh seribuan ini karna kata mereka gak ada alatnya buat ngitung (padahal bisa di itung manual)" tambahnya.

Setelah mengalami penolakan dari pihak bank, mahasiswa tersebut tidak lantas patah semangat. Dia lalu berusaha mencari supermarket yang mau menjadi tempat untuk menukarkan uang-uang recehnya. Semangatnya itu pada akhirnya membuahkan hasil dan sebelum jam 3 sore dirinya sudah berhasil menukarkan uang-uang receh tersebut.

"Karna tadi tukerin recehnya selesai sebelum jam 3 akhirnya otw ke bank lagi, dengan harapan masih buka bank nya, Tapi pas udh sampe bank nya pada tutup. Terpaksa deh besok balik lagi," tulis Thread tersebut.

Pihak Wolipop sendiri sudah mengonfirmasi kisah ini kepada akun @hewanberbicara. Dan dia memang tidak ingin identitasnya diketahui. Sementara itu thread mengenai membayar uang kuliah memakai recehan tersebut kini menjadi viral dan dibanjiri banyak komentar.

"Mangaatt. Ak jg lagi ngumpulin pundi pundi uang buat bayar ukt yang besok terakhir bayar hikss," komentar salah seorang netizen.

"Jujur, beberapa bulan lalu gue bongkar celengan receh (500 &1000) yg udah 3/4 galon air. Aslinya gak mau buka sebelum 3 galon full, tp karena kebutuhan dan gamau ambil tabungan disebelah ya akhirnya terpaksa dipecah. Eh eh pas dihitung ternyata smpe 4,7jt. Dan gue nangis," komentar lainnya.

(vio/eny)