Liputan Khusus Nikah Siri dan Isbat Nikah

Selain Pasangan Nikah Siri, Siapa Lagi yang Bisa Isbat Nikah? Ini Aturannya

Tim Wolipop - wolipop Senin, 04 Okt 2021 07:30 WIB
Foto pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora. Foto Rizky Billar dan Lesti Kejora. Foto: Dok.Instagram @aldiphoto.
Jakarta -

Lesti Kejora dan Rizky Billar dilaporkan ke polisi oleh salah satu warganet, karena dianggap telah melakukan pembohongan publik. Ialah Mila Machmudah Djamhari yang menuturkan jika Rizky tak seharusnya ijab kabul dua kali.

Menurut Mila, Rizky seharusnya datang ke Pengadilan Agama untuk mengurus isbat nikah. Isbat nikah merupakan prosedur agar pernikahan siri diakui oleh negara.

Apa itu sebenarnya isbat nikah? Dan siapa saja yang mengajukan isbat nikah?

Wolipop berbincang dengan Riswanto, SHI, sebagai Penghulu Ahli Muda Pada KUA Kecamatan Pasar Minggu, APRI Pusat (Sekretaris I) tentang isbat nikah. Isbat nikah adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Sesungguhnya perkawinan hanya dapat dibuktikan dengan akta nikah yang dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah.

Dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan Akta Nikah, maka solusi hukum sebagai upaya memberikan nilai kepastian hukum atas perkawinan tersebut, maka dapat diajukan isbat nikahnya ke Pengadilan Agama.

Apabila terdapat suatu pernikahan yang dilakukan tidak sesuai prosedur, maka tidak bisa diterbitkan akta nikah. Jika permohonan itsbat nikah dikabulkan, maka pernikahan dinyatakan sah dan memiliki kekuatan hukum.

Bagaimana tata cata isbat nikah? Pengajuan isbat atas nikah siri, diajukan ke Pengadilan Agama sesuai dengan domisili atau tempat tinggal.

Berikut syarat dan tata cara isbat nikah yang benar:

1. Pemohon meminta surat pengatar kekelurahan sesuai dengan domisili atau tempat tinggal untuk keperluan isbat nikah di Pengadilan Agama.

2. Pemohon meminta surat keterangan menyampaikan bahwa pernikahan tidak tercatat di KUA Kecamatan.

3. Pemohonan mendatangi Kantor Pengadilan Agama di wilayah tempat tinggal.

4. Pemohon membuat surat permohonan itsbat nikah.


Siapa yang Bisa Mengajukan Isbat Nikah?

Dikutip dari situs resmi Mahkamah Agung RI, Pengadilan Agama Tigaraksa, ada beberapa orang yang bisa mengajukan permohonan isbat nikah. Berikut penjelasannya:

1. Suami.
2. Istri.
3. Anak.
4. Orang tua atau wali nikah.

Catatan :

1. Bagi suami istri yang masih hidup, maka keduanya harus menjadi pihak yang mengajukan permohonan.
2. Bagi pasangan yang salah satunya meninggal dunia, pihak yang masih hidup yang mengajukan permohonan.
3. Ketidakhadiran pihak tergugat atau termohon dalam perkara isbat nikah untuk perceraian tidak mempengaruhi penyelesaian perkara.

Dalam Hal Apa Saja Kamu Mengajukan Isbat Nikah?

1. Untuk penyelesaian perceraian.
2. Hilangnya Buku Nikah.
3. Jika anda ragu tentang sah atau tidaknya salah satu syarat Pernikahan.
4. Jika Pernikahan anda tidak tercatat dan terjadi sebelum tahun 1974.
5. Pernikahan yang tidak tercatat dan terjadi setelah tahun 1974 dan tidak melanggar ketentuan Undang-undang.

Jadi isbat nikah adalah prosedur pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan yang bisa dilakukan oleh orang-orang dengan kondisi seperti yang sudah dijelaskan di atas. Mereka yang mengajukan isbat nikah bisa karena menikah siri, buku nikah hilang dan lain-lain.

(gaf/eny)