Tips Aman Berbelanja Online
wolipop
Selasa, 06 Jul 2010 13:24 WIB
Jakarta
-
Belanja di butik online adalah hal yang menyenangkan, kegiatan ini sangat praktis bagi penjual, tidak perlu membuka toko dan hemat biaya. Sedangkan bagi pembeli, Anda bisa window shopping gratis dan mendapatkan kenyamanan berbelanja yang mudah.
Meskipun menguntungkan untuk kedua pihak, namun belanja online juga berisiko. Maraknya berita mengenai penipuan ketika berbelanja di butik online banyak membuat orang was-was dan ragu. Lantas bagaimana cara menghindari penipuan dalam berbelanja online? Ikuti tips nya berikut ini:
1. Cek guestbook website penjual dan testimoni
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui kredibilitas penjual yang sebenarnya. Setidaknya Anda dapat tahu komentar pembeli lain yang puas dengan service dan produk yang dijual dari para pembelinya. Hal ini bisa memberikan sedikit jaminan bahwa penjual tersebut memiliki reputasi yang baik.
2. Cari informasi
Butik online yang pernah direview di website atau majalah fesyen tentu akan lebih meyakinkan. Selain itu butik online yang ditangani oleh pemiliknya sendiri juga dapat lebih dipercaya.
3. Berhati hati dalam bertransaksi
Sebisa mungkin tidak menggunakan kartu kredit untuk berbelanja di butik online. Informasi standar yang Anda berikan pada penjual adalah nama, alamat, nomor telepon atau nomor rekening untuk mengembalikan uang sekiranya terjadi refund. Ketika melakukan order, pastikan kembali nomor telepon dan alamat butik online tersebut dengan jelas.
4. Belanja dalam kuantitas kecil
Jika Anda belum yakin dengan kredibilitas penjual, cobalah membeli dalam
kuantitas kecil. Apabila barang yang datang tidak sesuai dengan harapan,Anda tidak terlalu kecewa.
5. Ikuti kata hati
Jika Anda ragu terhadap penjual dan melihat kurang proposional dari penjual (misalnya konfirmasi yang sangat lama, kata-katanya ketus, alasan dan janji yang kurang masuk akal, nomer rekening yang berganti-ganti, dan data penjual yang kurang lengkap). lebih baik Anda tidak melanjutkan transaksi atau melakukan Cash on Delivery (COD) dengan penjual tersebut.
6. Cash on Delivery
Beberapa butik online tidak memiliki sistem COD. Namun jika memungkinkan, Anda dapat bertemu langsung dengan penjual dan bertransaksi. Kedua pihak akan diuntungkan dalam hal ini. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa bertransaksi dengan sistem down payment (DP) yang tentu saja harus berdasarkan persetujuan bersama.
(af1/fer)
Meskipun menguntungkan untuk kedua pihak, namun belanja online juga berisiko. Maraknya berita mengenai penipuan ketika berbelanja di butik online banyak membuat orang was-was dan ragu. Lantas bagaimana cara menghindari penipuan dalam berbelanja online? Ikuti tips nya berikut ini:
1. Cek guestbook website penjual dan testimoni
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui kredibilitas penjual yang sebenarnya. Setidaknya Anda dapat tahu komentar pembeli lain yang puas dengan service dan produk yang dijual dari para pembelinya. Hal ini bisa memberikan sedikit jaminan bahwa penjual tersebut memiliki reputasi yang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butik online yang pernah direview di website atau majalah fesyen tentu akan lebih meyakinkan. Selain itu butik online yang ditangani oleh pemiliknya sendiri juga dapat lebih dipercaya.
3. Berhati hati dalam bertransaksi
Sebisa mungkin tidak menggunakan kartu kredit untuk berbelanja di butik online. Informasi standar yang Anda berikan pada penjual adalah nama, alamat, nomor telepon atau nomor rekening untuk mengembalikan uang sekiranya terjadi refund. Ketika melakukan order, pastikan kembali nomor telepon dan alamat butik online tersebut dengan jelas.
4. Belanja dalam kuantitas kecil
Jika Anda belum yakin dengan kredibilitas penjual, cobalah membeli dalam
kuantitas kecil. Apabila barang yang datang tidak sesuai dengan harapan,Anda tidak terlalu kecewa.
5. Ikuti kata hati
Jika Anda ragu terhadap penjual dan melihat kurang proposional dari penjual (misalnya konfirmasi yang sangat lama, kata-katanya ketus, alasan dan janji yang kurang masuk akal, nomer rekening yang berganti-ganti, dan data penjual yang kurang lengkap). lebih baik Anda tidak melanjutkan transaksi atau melakukan Cash on Delivery (COD) dengan penjual tersebut.
6. Cash on Delivery
Beberapa butik online tidak memiliki sistem COD. Namun jika memungkinkan, Anda dapat bertemu langsung dengan penjual dan bertransaksi. Kedua pihak akan diuntungkan dalam hal ini. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa bertransaksi dengan sistem down payment (DP) yang tentu saja harus berdasarkan persetujuan bersama.
(af1/fer)
Home & Living
5 Kulkas 2 Pintu Terbaik 2026: Kapasitas Jumbo & Desain Estetik
Makanan & Minuman
Kamu Pecinta Matcha? Jangan Ngaku Kalau Belum Coba Camilan Ini!
Olahraga
Transformasi Badan Tanpa Gym? Ini Alat Workout yang Wajib Kamu Coba di Rumah
Perawatan dan Kecantikan
Duel Serum Peeling Viral, Somethinc vs Glad2Glow, Mana yang Lebih Worth It untuk Kulitmu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Most Popular
1
Bak Putri Duyung, Gaya Lisa BLACKPINK Rayakan Ultah ke-29 Pakai Bra di Pantai
2
So Sweet! Son Ye Jin Rayakan 4 Tahun Pernikahan Bersama Hyun Bin
3
4 Julukan Couple Fuji dengan Artis Pria Versi Netizen, Terbaru Furap
4
Heboh Rumor Pacaran Jo In Sung & Jang Wonyoung IVE, Alasannya Tak Terduga
5
Pameran Mode di London Ungkap Cara Schiaparelli Ubah Fashion Jadi Karya Seni
MOST COMMENTED











































