Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Verificator

Viral Pria Curhat iPhone 17 Promax Miliknya Dijambret, Paylater Ikut Dikuras

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Senin, 08 Jun 2026 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

HP dijambret di Sudirman. Pelaku meretas iCloud, medsos sumber nafkahnya, serta menguras pinjol & paylater. Total kerugian korban capai lebih dari Rp 30 Juta.
HP dijambret, pelaku meretas iCloud, medsos sumber nafkahnya, serta menguras pinjol & paylater. Total kerugian korban capai lebih dari Rp 30 Juta. Foto: Dok. Instagram @ragilnaswarr.
Jakarta -

Sebuah kisah sedih dibagikan oleh seorang pria melalui akun Instagram @ragilnaswarr yang mendadak viral setelah mengaku menjadi korban penjambretan ponsel. Melalui unggahan video yang memperlihatkan dirinya tengah menangis, ia menceritakan kemalangan bertubi-tubi setelah HP iPhone 17 Pro Max miliknya digasak jambret padahal baru dibeli kurang dari satu bulan.

Kemalangan tidak berhenti di situ. Pelaku penjambretan juga meretas seluruh isi ponsel miliknya, mulai dari menguras limit pinjaman online (pinjol) dan paylater, hingga menguasai akun media sosial miliknya.

"Hp 17promax gua di jambret itu belom ada 1 bulan dan isi nya bener2 dia retas dari pinjeman,paylater.limit2 lain nya sampe akun sosial media gua dia ambil yang di mana itu sumber pemasukan an gua dari setelah putus sklh SD.skrng gua cuman berdoa ada sama Allah semoga di buka kan pintu hati jambret itu," tulis akun Instagram @ragilnaswarr.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Bagi pemilik akun @ragilnaswarr, kehilangan akun media sosial tersebut merupakan pukulan yang paling berat karena platform itulah yang menjadi sumber penghasilan utamanya sejak putus sekolah di bangku SD.

Pria ini mengungkapkan bahwa berkat kerja kerasnya di media sosial sejak usia 15 tahun, ia bisa hidup mandiri membeli segala kebutuhannya sendiri sekaligus rutin menafkahi keluarganya setiap bulan.

"Dari sosial media lah gua bisa beli apa2 sndiri dari sejak umur gua 15 tahun sampe skrng pun sosial media gua itu juga sumber pemasukan an gua sndiri sama ngasih keluarga gua setiap bulan nya," ucapnya.

Kini, di tengah rasa kalut akibat hilangnya mata pencaharian dan jeratan utang dari akun yang diretas, ia hanya bisa pasrah dan berdoa agar pintu hati pelaku terketuk untuk mengembalikan aset digitalnya tersebut.

"Ka aku pernah baca threads katanya kalau hp kita ilang trs dipake pinjol sama yg nyolongnya itu bisa bikin laporan ke ojk ka jd g bayar tagihanya," saran akun @nadaramadhan01.

"Ya tuhan Mau bilang sabar dan ikhlas pun ga mungkin dan ga ngebantu untuk saat ini,mudah2an di kemudian hari kamu diganti rezeki nya berkali kali lipat ya,di ganti kesehatan terus menerus dan mengalir deras rezekinya selalu,semangat terus ya🙏," saut akun @santomie.

"Semoga nanti di ganti rezeki berlipat2 ya😢," doa akun @faiza_safira_jakarta.

Konfirmasi Wolipop

HP dijambret di Sudirman. Pelaku meretas iCloud, medsos sumber nafkahnya, serta menguras pinjol & paylater. Total kerugian korban capai lebih dari Rp 30 Juta.HP dijambret di Sudirman. Pelaku meretas iCloud, medsos sumber nafkahnya, serta menguras pinjol & paylater. Total kerugian korban capai lebih dari Rp 30 Juta. Foto: Dok. Instagram @ragilnaswarr.

Wolipop sudah menghubungi Ragil untuk mengonfirmasi kronologi kejadian yang menimpanya. Ragil menceritakan bahwa peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada hari Kamis sore (31/5/2026), saat dirinya sedang bersiap untuk menghadiri sebuah acara salah satu merek peralatan rumah tangga.

Ia tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WIB dan sempat menunggu di sebuah kedai kopi sembari menanti arahan pekerjaan diturunkan. Menjelang acara dimulai pada pukul 16.00 WIB, Ragil mulai bergerak untuk mengambil beberapa dokumentasi video di sekitar kawasan Sudirman.

"Dan di situ juga aku ngambil footage ke atas Sudirman, ke bawah, ke pinggir, ke pinggir-pinggir kayak gitu. Terus pas habis di jam 15.58 WIB aku tuh ke jalan trotoar buat ngambil footage," kenang Ragil saat diwawancarai Wolipop, lewat pesan suara.

Saat tengah fokus mengambil rekaman, Ragil sebenarnya sempat menyadari gerak-gerik mencurigakan dari pelaku yang mengendarai sepeda motor. "Sebenarnya di situ juga aku ngerasa kalau misal si jambret ini tuh nyebrang di depan aku, benar-benar ngelewatin depan aku, muter balik," tuturnya.

Namun, karena perhatiannya teralih pada layar ponsel, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan cepat.

"Posisi aku lagi kamera di atas gitu lagi nge-take video, dan habis nge-take video gitu dia ngejambret. Terus aku lari kejar dia," lanjutnya lagi. Meski dibantu oleh dua hingga tiga orang warga di sekitar lokasi, pelaku berhasil meloloskan diri.

Pasca kejadian, Ragil segera mendatangi pihak agensinya untuk melakukan penguncian perangkat darurat. Sayangnya, tindakan tersebut tidak bertahan lama. "Di situ tuh di-lock-nya cuma beberapa jam doang," keluh Ragil.

Ia kemudian langsung mendatangi Polsek Menteng dengan diantarkan oleh warga setempat guna membuat laporan. Karena hari sudah sore, pada hari Kamis itu ia baru diberikan surat pengantar untuk memblokir kartu ke pihak provider, sementara Surat Laporan Polisi (LP) baru resmi ia kantongi pada hari Jumat keesokan harinya.

Petaka sesungguhnya justru baru dimulai pada hari Jumat siang. Setelah menunaikan ibadah salat Jumat, Ragil terkejut mendapati akses digitalnya mulai dikuasai oleh pelaku satu per satu.

"Ternyata di situ aplikasi aku udah mulai dipakai semuanya kayak Kredivo, paylater, sama e-wallet kayak gitu, sudah dipesan-mesinin sama dia di aplikasi itu. Dan nominalnya itu Rp 4,2 Juta) dan dia gestun (gesek tunai) juga di satu juta," ungkap Ragil dengan nada sedih.

Akibat kejadian ini, Ragil harus menelan kerugian materi yang besar serta kehilangan seluruh aset digital yang selama ini menghidupinya.

"Jadi total kerugian aku sama semua handphone itu di tiga puluh juta lebih. Sama sosial media aku juga diretas semuanya kayak TikTok, Instagram, iCloud, Gmail semuanya tuh benar-benar dia retas sama dia semuanya," pungkasnya.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads