Gumpalan Putih di Dinding Miss V Berbahaya atau Tidak? Ini Kata Dokter

Tim Wolipop - wolipop Jumat, 27 Agu 2021 18:41 WIB
Kembali Perawan, Kunyit dan Bunga Pepaya Ampuh Bikin Miss V Rapet Foto: Getty Images/iStockphoto/Uladzimir Zuyeu
Jakarta -

Miss V atau organ kewanitaan harus selalu terjaga kebersihannya. Tapi bagaimana jika ada gumpalan putih susu di dinding Miss V, berbahayakah?

Beberapa wanita ada yang mengalami kemunculan gumpalan berwarna putih susu yang tidak merata di sekitar Miss V, seperti dinding Miss V atau klitoris. Ketika hal itu terjadi pastinya rasa khawatir muncul. Selain takut berdampak pada kesehatan juga hubungan intim.

Dokter Vanda Mustika penyebab gumpalan putih susu di area Miss V adalah karena di balik labia mayor, organ reproduksi wanita merupakan lapisan mukosa yang mudah mengeluarkan sekret atau lendir dan mudah sekali terjadi regenerasi sel-sel yang mati.

Akibat banyaknya lipatan di daerah tersebut, maka sel yang mati dan menumpuk serta bercampur dengan sekret yang diproduksi seringkali menyebabkan gumpalan keputihan seperti yang alami.

Gumpalan keputihan lainnya juga dapat disebabkan karena infeksi jamur, namun biasanya disertai rasa gatal ataupun adanya keputihan yang juga berwarna keputihan. Jika kamu tidak mengalami keputihan ataupun tidak disertai rasa gatal, maka berarti gumpalan tersebut hanya merupakan kumpulan sel mukosa yang sudah mati. Kamu cukup membersihkannya dengan air yang bersih.

Lakukan kebiasaan membersihkan organ reproduksi anda secara teratur. Kamu tidak perlu menggunakan cairan pembersih vagina yang banyak dijual. Penggunaan cairan tersebut dapat mengganggu bakteri alami yang berada di dalam vagina yang nantinya akan mengganggu keasaman vagina dan menyebabkan keputihan yang lebih lanjut.

Jika selain gumpalan di Miss V, ada juga keluhan keputihan atau timbul rasa gatal, maka kemungkinan terjadi infeksi jamur. Bila ini yang terjadi, sebaiknya segera hubungi dokter kulit dan kelamin ataupun dokter kandungan yang akan memberikan pengobatan. Selain obat, kamu perlu menjaga kelembaban di sekitar vagina, misalnya dengan menggunakan celana dalam dengan bahan yang menyerap keringat, ataupun dengan mengganti celana dalam saat dirasa lembab.



Simak Video "Friends with Benefits, Teman tapi Mesra Versi Upgrade"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)