Ilmuwan Ungkap Ukuran Penis Pria di Masa Depan Menyusut, Ini Penyebabnya

Hestianingsih - wolipop Kamis, 25 Mar 2021 21:00 WIB
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background Foto: iStock
Jakarta -

Pria-pria di masa depan terancam memiliki ukuran penis lebih kecil dan kualitas sperma lebih rendah dibandingkan pendahulunya. Setidaknya begitu menurut penelitian yang dilakukan seorang ilmuwan ternama.

Dr Shanna Swan, pakar lingkungan dan epidemiolog reproduksi menemukan bahwa paparan polusi bisa menyebabkan bayi lahir dengan penis kecil. Selain polusi, penggunaan bahan kimia industri pada sebagian produk yang digunakan sehari-hari, juga berkontribusi menurunkan kualitas kemampuan reproduksi pria. Seperti ukuran penis yang kecil, jumlah sperma rendah hingga disfungsi ereksi.

Ilmuwan yang juga merupakan profesor bidang obstetri dan ginekolog ini pun mengklaim bahwa penyebab lainnya berkaitan dengn phthalates, sejenis bahan kimia yang biasa ditemukan dalam benda plastik. Ia menyebut phthalates berpotensi memengaruhi produksi endokrin, sistem kontrol kelenjar yang menghasilkan hormon.

Efek buruk polusi dan phthalates bisa dialirkan ibu kepada bayinya lewat menyusui. Bahkan berpotensi memengaruhi perkembangan alat reproduksi bayi sejak dalam kandungan.

"Bayi-bayi sekarang terlahir ke dunia yang sudah terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia karena substansi yang mereka serap di dalam kandungan," jelas Shanna, seperti dikutip dari Daily Star.

Berdasarkan hasil penelitian yang dia lakukan, bayi laki-laki yang terpapar empat jenis phthalates saat trimester pertama, memiliki anogenital distance (AGD) lebih pendek. AGD merupakan jarak antara lubang anus dan penis.

"Penelitian kmi menunjukkan bahwa zat kimia, termasuk diethylhexyl phthalate, bisa memperpendek AGD pada pria," tuturnya.

Hasil penelitian Dr Shanna Shawn memperkuat studi sebelumnya yang dilakukan di Italia pada 2018. Studi tersebut menunjukkan pria di masa depan kemungkinan memiliki ukuran penis setengah inci lebih kecil jika orangtua mereka terpapar bahan kimia yang terdapat dalam wajan anti-lengket.

(hst/hst)