Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tahun Baru, Hidup Lebih Baru!

wolipop
Sabtu, 31 Des 2005 13:29 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Bila melongok sejarahnya, penetapan 1 Januari sebagai pertanda Tahun Baru bermula pada abad 46 Sebelum Masehi (SM). Ketika itu Kaisar Julius Caesar membuat kalender Matahari. Kalender yang dinilai lebih akurat ketimbang kalender-kalender lain pernah dibuat sebelumnya.Sebelum Caesar membuat kalender Matahari, pada abad 153 SM, Janus seorang pendongeng di Roma yang menetapkan awal mula tahun. Dengan dua wajahnya, Janus mampu melihat kejadian di masa lalu dan masa depan. Dialah yang menjadi simbol kuno resolusi (sebuah pencapaian) Tahun Baru. Bangsa Roma berharap dengan dimulainya tahun yang baru, kesalahan-kesalahan di masa lalu dapat dimaafkan. Sebagai penebus dosa, tahun baru juga ditandai dengan tukar kado.Sama seperti bangsa Romawi, tahun baru tentu harus dimulai dengan semangat yang baru dan membuat sesuatu yang baru dalam hidup. Untuk membuat sesuatu yang baru tersebut, mulailah dengan membuat suatu resolusi. Berikut beberapa hal yang perlu diingat ketika anda menentukan resolusi tahun baru:Buat Tujuan dan RencanaLangkah pertama dalam membuat resolusi adalah dengan menentukan tujuan yang ingin kita capai. Misalnya, "Tahun 2006 saya ingin mengurangi berat badan". Tujuan sudah ditentukan, susunlah rencana. Jika resolusi anda sama seperti contoh di atas, untuk menurunkan berat badan anda tentu harus melakukan berbagai hal. Mulai dari diet hingga olahraga.Tulis, tulis dan tulisPadatnya aktivitas sering membuat orang melupakan resolusi tahun baru yang telah dibuatnya. Nah, agar tak lupa, tulislah resolusi tersebut dalam jurnal anda. Kalau perlu tulis di sebuah kertas dan tempelkan di tempat yang sering anda lihat.Tetap SemangatResolusi bukanlah sekedar resolusi. Taati apa yang sudah dibuat. Pastikan juga anda tak hangat-hangat tahi ayam. Di awal tahun, demi kelangsingan tubuh anda olahraga tanpa henti. Tapi begitu memasuki bulan Maret, semangat melorot.Jangan Lupakan ProsesAnda perlu ingat tentu tak mudah untuk mencapai satu tujuan. Untuk kurus misalnya, butuh waktu berbulan-bulan. Diet dan olahraga harus terus dilakukan secara berkala.Perlu diingat, jadikan resolusi tersebut sebagai kebiasaan baru dalam hidup anda. Jangan dibuat sebagai beban. FleksibelAnda harus siap jika resolusi yang sudah anda buat tak bisa terwujud. Misalnya karena Anda tiba-tiba didiagnosa menderita sakit maag akut, Anda tak boleh diet oleh dokter. Jangan kecewa dulu apabila anda gagal. Biarpun sudah bukan tahun baru, buatlah resolusi yang lain. Resolusi tak harus selalu dibuat saat tahun baru saja bukan? So, selamat tahun baru 2006! (eny/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads