Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 10 Feb 2026 21:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ilustrasi pasangan bercinta
Ilustrasi pasangan bercinta. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Selama ini, banyak pasangan suami-istri memilih malam hari sebagai waktu untuk berhubungan intim. Namun menurut pakar kesehatan dan tidur, waktu terbaik untuk bercinta bukan saat tubuh mulai lelah, melainkan di pagi hari.

Alasannya mengacu pada cara kerja biologis tubuh. Dr. Michael Breus, psikolog klinis sekaligus pakar tidur yang dikenal dengan julukan The Sleep Doctor, mengatakan bahwa pagi hari merupakan waktu paling ideal untuk berhubungan intim.

Hal ini berkaitan erat dengan pola tidur dan fluktuasi hormon yang memengaruhi performa seksual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Profil hormon tubuh sebenarnya tidak berada dalam kondisi terbaik untuk berhubungan intim pada pukul 11 malam," ujar Dr. Breus, seperti dikutip dari Female First.

"Untuk seks yang optimal, tubuh membutuhkan kadar estrogen, testosteron, progesteron, adrenalin, dan kortisol yang cukup tinggi, sementara hormon melatonin justru harus rendah," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Melatonin merupakan hormon yang membuat tubuh mengantuk dan secara alami meningkat pada malam hari. Kadar melatonin yang tinggi dapat menurunkan energi, gairah, hingga performa seksual.

Selain itu, Dr. Breus menjelaskan peran chronotype, yakni ritme alami tubuh yang mengatur kapan seseorang paling waspada, bertebaga, dan siap beraktivitas. Bagi kebanyakan orang, fase ini terjadi pada pagi hari.

"Chronotype menentukan kapan tubuh berada dalam kondisi paling siap secara hormonal. Dan bagi mayoritas orang, jendela terbaik itu terbuka di pagi hari," jelasnya.

Dia juga menyinggung tanda biologis yang sering dianggap sepele.

"Jika Anda berhubungan dengan pasangan yang secara biologis terlahir sebagai laki-laki, apa yang sering terjadi di pagi hari? Ereksi," kata Dr. Breus.

"Kalau itu bukan sinyal dari alam tentang kapan waktu terbaik untuk menggunakannya, saya tidak tahu lagi apa artinya," tuturnya.

Menurutnya, bercinta di pagi hari selaras dengan kadar testosteron yang sedang berada di puncak, melatonin yang lebih rendah, serta aliran darah yang lebih optimal. Kombinasi ini berkontribusi pada performa yang lebih baik dan kedekatan emosional lebih kuat.

Pernyataan ini juga didukung oleh data survei yang dia ungkapkan.

"Kami menemukan bahwa pasangan yang berhubungan intim di pagi hari memiliki koneksi emosional dan performa seksual yang lebih baik," ungkapnya.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads