Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Pernikahan Didatangi Sapi Kurban yang Lepas, Ngamuk Acak-acak Dekorasi

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Sabtu, 30 Mei 2026 21:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Tangkapan layar video memperlihatkan seekor sapi kurban masuk tenda hajatan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Selasa (26/5/2026) malam.
Momen pernikahan tak terduga mendadak jadi sorotan publik. Foto: dok. Warga.
Banyumas -

Setiap pasangan pasti mendambakan momen pernikahan yang berkesan dan berjalan mulus. Namun, bagi pasangan pengantin baru asal Banyumas, Winda dan Fajar, hari bahagia mereka dihiasi oleh sebuah plot twist yang tidak akan pernah mereka lupakan seumur hidup.

Resepsi pernikahan yang digelar di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ini mendadak heboh. Bukan karena kedatangan tamu agung atau artis ibu kota, melainkan karena kehadiran seekor sapi kurban yang tiba-tiba ikutan 'kondangan' dan masuk ke dalam tenda pelaminan!

Peristiwa unik sekaligus mendebarkan ini terjadi pada Selasa malam (26/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, area reseosi pernikahan Winda dan Fajar sedang dipadati oleh para tamu undangan yang ingin memberikan ucapan selamat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tangkapan layar video memperlihatkan seekor sapi kurban masuk tenda hajatan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Selasa (26/5/2026) malam.Tangkapan layar video memperlihatkan seekor sapi kurban masuk tenda hajatan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Selasa (26/5/2026) malam. Foto: dok. Warga.

Namun, suasana syahdu berbalut dekorasi bunga mendadak porak-poranda dalam hitungan detik. Seekor sapi kurban yang baru saja diturunkan dari mobil pengangkut di dekat lokasi tiba-tiba lepas kendali. Diduga karena stres melihat keramaian dan terkejut dengan lingkungan baru, sapi tersebut berlari lurus dan langsung menerobos masuk ke dalam tenda utama pernikahan.

Dalam sebuah video amatir berdurasi 13 detik yang sempat viral di media sosial, terlihat jelas bagaimana perabotan pernikahan seperti kursi-kursi besi, meja, hingga toples-toples berisi hidangan prasmanan berserakan di lantai akibat diterjang sapi.

ADVERTISEMENT
Tangkapan layar video memperlihatkan seekor sapi kurban masuk tenda hajatan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Selasa (26/5/2026) malam.Tangkapan layar video memperlihatkan seekor sapi kurban masuk tenda hajatan di Grumbul Sokawera, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Selasa (26/5/2026) malam. Foto: dok. Warga.

Kepala dusun setempat, Mei Nur Khasanah, membenarkan adanya insiden langka yang terjadi di wilayah RT 4 RW 4 tersebut. Ia menjelaskan bahwa sapi tersebut sebenarnya baru saja tiba dari tempat penjual.

"Jadi berdasarkan informasi, kejadian sekitar jam 7 malam. Sapi kurban itu baru datang diambil dari penjual lalu baru turun dari mobil," kata Mei saat dihubungi detikJateng.

Faktor adaptasi di tempat baru disinyalir menjadi pemicu utama mengapa hewan berkaki empat tersebut menjadi gelisah dan lepas kendali, apalagi area pernikahan malam itu memang sedang ramai-ramainya.

"Mungkin karena kondisi berbeda sebagai bentuk adaptasi tempat baru. Bisa jadi sapinya lelah dan agak stres. Kebetulan tempat hajatan posisinya lurus di depannya, jadi sapi lari menuju tenda hajatan," ujarnya menambahkan.

Akibat 'kunjungan' tak diundang ini, area pernikahan Winda dan Fajar mengalami beberapa kerusakan fisik. Estetika dekorasi yang sudah dipersiapkan matang terpaksa harus sedikit ternoda oleh aksi si sapi.

Mei Nur Khasanah merincikan beberapa kerusakan yang terjadi di lokasi: "Beberapa kursi patah dan toples-toples pecah. Bunga-bunga dekorasi juga jadi berantakan," jelasnya.

Meski sempat memicu kepanikan luar biasa dan membuat para tamu berhamburan menyelamatkan diri, untungnya insiden ini tidak berbuntut panjang. Sapi tersebut akhirnya berhasil ditenangkan dan dievakuasi oleh warga sekitar tanpa ada korban luka.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan meja, kursi dan toples yang pecah. Tamu undangan sempat pada heboh. Tapi tidak bubar, hanya minggir karena takut," pungkas Mei.

Hajatan pernikahan Winda dan Fajar pun tetap dilanjutkan dengan penuh rasa syukur. Kejadian ini tentu akan menjadi cerita yang manis, lucu, dan tak terlupakan untuk diceritakan kepada anak cucu mereka kelak!

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads