Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Manfaat Puasa Seks Agar Sesi Bercinta Lebih Menggairahkan

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 02 Nov 2016 19:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Kebosanan, libido tidak sinkron dan kurang variasi dalam bercinta menjadi masalah seks yang paling umum dihadapi pasangan menikah. Ketika seks sekadar menjadi rutinitas dan sebuah kewajiban, semangat maupun kenikmatan bercinta pun tak seindah saat awal-awal masa pernikahan.

Jika itu yang terjadi pada Anda dan suami, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan untuk 'puasa' seks. Mungkin kedengarannya aneh, namun para terapis percaya trik yang efektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan seks adalah beristirahat dari aktivitas seksual sementara waktu.
Foto: Getty Images

Puasa seks bisa menjadi cara untuk mengembalikan kembali letupan asmara dan gairah bercinta yang telah menurun atau bahkan hilang. Dr Rajiv Anand, seorang pakar seks asal India menjelaskan, "Di India, kita berpuasa saat perayaan dan menghindari kesenangan seksual. Pasangan juga menjauh dari hubungan seks sementara waktu setelah wanita melahirkan. Ada alasan ilmiah untuk berpantang dari seks."

Ketika Anda bercinta setelah lama absen, akan menyalakan kembali hasrat yang sebelumnya 'terbengkalai' sehingga pasangan lebih semangat mengeksplor tubuh satu sama lain. Menurut Rajiv seperti dikutip dari India Times, puasa seks bisa menjadi bentuk terapi untuk membantu pasangan pria maupun wanita sama-sama menikmati kepuasan.
Foto: thinkstock

Psikolog Dr Lisa Turner, seperti dilansir Genius Beauty juga menyarankan para wanita untuk berpuasa seks selama satu minggu. Dia menambahkan biasanya setelah absen bercinta, hasrat akan kembali menggebu. Namun sebaiknya jangan kurangi ciuman mesra dan sikap romantis antara Anda dan pasangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puasa seks juga diketahui membuat mental lebih sehat, sekaligus meremajakan tubuh dan kehidupan seks nantinya. Namun trik berpuasa seks ini hanya akan berhasil apabila suami dan istri sepakat untuk tidak bercinta selama beberapa waktu. Jika salah satu merasa keberatan, maka puasa seks hanya akan memperparah situasi.

"Seks adalah kebutuhan alami bagi tubuh. Jika salah satu pasangan tidak suka maka dia bisa saja mencari kepuasan dengan cara lain. Jika itu yang terjadi, justru akan mengalahkan tujuan utama dari terapi ini," kata dokter dan konselor percintaan Dr Amrapali Patil. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads