Bisakah Aktivitas Seks Menjadi Pengganti Olahraga?

Hestianingsih - wolipop Jumat, 09 Sep 2016 19:02 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Selain memuaskan kebutuhan biologis, aktivitas seks juga dipercaya sebagai bentuk lain dari aktivitas fisik seperti olahraga atau fitnes. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1960 menunjukkan, ketika bercinta, terjadi perubahan pada tubuh seperti meningkatnya ritme napas, detak jantung dan tekanan darah.

Peningkatan ritme napas, detak jantung dan tekanan darah merupakan tanda-tanda bahwa tubuh sedang bekerja dalam tingkat yang lebih tinggi. Tanda yang juga terjadi saat seseorang berolahraga.

Riset lain dari Universitas Quebec Kanada mengungkapkan jumlah kalori yang dibakar pria dan wanita saat bercinta, sama seperti ketika berlari atau jogging selama 30 menit. Dengan perhitungan pria menghabiskan 120 kalori selama bercinta setengah jam, sedangkan wanita 90 kalori.

Lantas, bisakah aktivitas seksual disamakan atau menjadi pengganti olahraga? Jawabannya bisa ya, bisa tidak.

Seperti dikutip dari News.com.au, memang benar tubuh akan mengalami peregangan ketika bercinta karena terjadinya perubahan-perubahan seperti yang telah dijelaskan di atas. Ketika berolahraga, tubuh pun akan meregang atau mendapatkan tekanan sehingga akan terasa lebih fit setelah selesai beraktivitas. Namun peregangan yang terjadi karena bercinta umumnya hanya sementara.

Seks bisa jadi pengganti olahraga atau tidak, tergantung dari cara Anda mendefinisikan olahraga. Jika Anda membandingkan olahraga sebatas pada perubahan ritme napas, detak jantung dan tekanan darah, maka ya, seks bisa dibilang sama dengan olahraga atau fitnes. Sebab bercinta dan olahraga memberikan perubahan itu pada tubuh.

Tapi apabila menurut Anda latihan atau olahraga adalah kegiatan yang bisa membentuk otot, melangsingkan tubuh atau membuat tubuh jauh lebih bugar dalam jangka panjang, maka seks bukanlah jawabannya. Aktivitas seks hanya memberikan perubahan yang sementara dan tidak signifikan pada tubuh.

Misalnya dalam menjaga kekuatan otot, bisa dilakukan dengan latihan pertahanan seperti TRX atau angkat beban. Tapi apakah dengan seks saja sudah cukup untuk mengubah ketahanan otot atau membakar ratusan kalori? Tentu tidak semaksimal saat latihan di gym.

Maka teori bahwa seks adalah bentuk lain dari olahraga bisa dipahami sebagai sesuatu yang benar atau salah, sangat tergantung pada kebutuhan masing-masing individu. Rata-rata aktivitas seks berlangsung selama 33 menit, yang setara dengan aktivitas jogging atau jalan sehat. Tidak lebih dari itu. (hst/hst)