3 Masalah Seks yang Sering Dihadapi Pengantin Baru & Solusinya
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 08 Jun 2016 19:00 WIB
Jakarta
-
Pasangan pengantin baru umumnya masih awam tentang seks. Beberapa dari mereka terus mengeksplor gaya bercinta untuk menumbuhkan suasana baru. Namun sebagian pasangan tampak 'kaku' sehingga kehidupan seksnya berjalan datar dan bisa membosankan.
Menurut psikolog sekaligus penulis 'The Men on My Couch, Stories of Sex, Love, and Psychotherapy' Dr. Brandy Engler, pengantin baru memiliki tiga masalah seks yang masih sulit diatasi. Jangan sampai masalah tersebut berlarut-larut hingga Anda merasa aktivitas bercinta menjadi kurang memuaskan. Berikut tiga masalah yang sering dihadapi pengantin baru dan cara mengatasinya:
1. Waktu Bercinta
Engler menuturkan pasangan pengantin baru masih tidak terbiasa mengatur waktu bercinta. Pria umumnya suka bercinta di pagi hari sementara wanita merasa sibuk waktu pagi untuk pergi beraktivitas. Sedangkan wanita lebih menginginkan berhubungan intim yang berjalan santai di malam hari namun beberapa pria memilih waktu malam untuk 'me time'.
"Wanita ingin seks yang santai di sore atau malam hari ketika libur tapi justru pria ingin menghabiskan waktunya untuk menonton bola atau bermain game online," ujar Engler.
Solusi: Engler menyarankan untuk mengambil seks dalam waktu singkat. Sebenarnya menjaga keintiman antara Anda dan suami tidak harus bercinta tapi juga bisa hanya dengan oral seks, berciuman, hingga foreplay saja dapat memuaskan kehidupan seks Anda. Ketika salah satu dari Anda (suami atau istri) sedang ingin bercinta maka tak ada salahnya untuk mengambil seks kilat dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
"Biar bagaimanapun pasangan harus mempertimbangkan seks cepat setiap minggu mungkin 15 menit mulai dari ciuman, saling menyentuh, oral seks, dan bercinta," ujar Engler.
2. Tidak Terjadwal
Selain waktu, seks yang tidak terjadwal bisa mempengaruhi kehidupan pernikahan pengantin baru. Bahkan menurut Engler, beberapa pasangan melupakan seks karena terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing.
"Banyak pasangan yang membuat jadwal berolahraga, kegiatan sosial, bekerja, tapi tidak untuk seks. Beberapa pasangan memilihnya untuk melakukannya secara spontan. Padahal tidak selalu seks yang spontan bisa memberikan kepuasan," kata Engler.
Solusi: tak ada salahnya punya jadwal bercinta yang ditentukan oleh Anda berdua sebaga9 pasangan yang baru menikah. Ketika punya jadwal bercinta maka saat sudah waktunya, Anda bisa mencoba untuk menggoda atau merayu suami. Dengan demikian, suasana akan semakin intim.
3. Frekuensi Bercinta
Perhatikan pula frekuensi bercinta. Untuk pasangan pengantin baru tentu akan lebih sering daripada yang sudah bertahun-tahun menikah. Menurut Engler, beberapa pria berpikir setelah menikah 'harus' bercinta minimal sekali setiap hari. Sedangkan wanita cukup seminggu sekali. Perbedaan keinginan tersebut bisa menimbulkan masalah dalam kehidupan rumah tangga pasangan baru menikah.
"Pasangan yang memiliki dorongan seks tinggi bila ditolak bisa menjadi marah atau kesal. Harapan yang berbeda antara Anda dan pasangan bisa menimbulkan masalah," papar Engler.
Solusi: seks bukanlah hal tabu yang perlu didiskusikan antara suami dan istri. Tak ada salahnya Anda dan pasangan mendiskusikan mengenai harapan masing-masing. Jangan sampai keinginan tidak tersampaikan yang membuat Anda atau suami kurang puas dengan kehidupan seks dalam pernikahan kalian. (ays/ays)
Menurut psikolog sekaligus penulis 'The Men on My Couch, Stories of Sex, Love, and Psychotherapy' Dr. Brandy Engler, pengantin baru memiliki tiga masalah seks yang masih sulit diatasi. Jangan sampai masalah tersebut berlarut-larut hingga Anda merasa aktivitas bercinta menjadi kurang memuaskan. Berikut tiga masalah yang sering dihadapi pengantin baru dan cara mengatasinya:
1. Waktu Bercinta
Engler menuturkan pasangan pengantin baru masih tidak terbiasa mengatur waktu bercinta. Pria umumnya suka bercinta di pagi hari sementara wanita merasa sibuk waktu pagi untuk pergi beraktivitas. Sedangkan wanita lebih menginginkan berhubungan intim yang berjalan santai di malam hari namun beberapa pria memilih waktu malam untuk 'me time'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusi: Engler menyarankan untuk mengambil seks dalam waktu singkat. Sebenarnya menjaga keintiman antara Anda dan suami tidak harus bercinta tapi juga bisa hanya dengan oral seks, berciuman, hingga foreplay saja dapat memuaskan kehidupan seks Anda. Ketika salah satu dari Anda (suami atau istri) sedang ingin bercinta maka tak ada salahnya untuk mengambil seks kilat dalam waktu kurang dari sepuluh menit.
"Biar bagaimanapun pasangan harus mempertimbangkan seks cepat setiap minggu mungkin 15 menit mulai dari ciuman, saling menyentuh, oral seks, dan bercinta," ujar Engler.
2. Tidak Terjadwal
Selain waktu, seks yang tidak terjadwal bisa mempengaruhi kehidupan pernikahan pengantin baru. Bahkan menurut Engler, beberapa pasangan melupakan seks karena terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing.
"Banyak pasangan yang membuat jadwal berolahraga, kegiatan sosial, bekerja, tapi tidak untuk seks. Beberapa pasangan memilihnya untuk melakukannya secara spontan. Padahal tidak selalu seks yang spontan bisa memberikan kepuasan," kata Engler.
Solusi: tak ada salahnya punya jadwal bercinta yang ditentukan oleh Anda berdua sebaga9 pasangan yang baru menikah. Ketika punya jadwal bercinta maka saat sudah waktunya, Anda bisa mencoba untuk menggoda atau merayu suami. Dengan demikian, suasana akan semakin intim.
3. Frekuensi Bercinta
Perhatikan pula frekuensi bercinta. Untuk pasangan pengantin baru tentu akan lebih sering daripada yang sudah bertahun-tahun menikah. Menurut Engler, beberapa pria berpikir setelah menikah 'harus' bercinta minimal sekali setiap hari. Sedangkan wanita cukup seminggu sekali. Perbedaan keinginan tersebut bisa menimbulkan masalah dalam kehidupan rumah tangga pasangan baru menikah.
"Pasangan yang memiliki dorongan seks tinggi bila ditolak bisa menjadi marah atau kesal. Harapan yang berbeda antara Anda dan pasangan bisa menimbulkan masalah," papar Engler.
Solusi: seks bukanlah hal tabu yang perlu didiskusikan antara suami dan istri. Tak ada salahnya Anda dan pasangan mendiskusikan mengenai harapan masing-masing. Jangan sampai keinginan tidak tersampaikan yang membuat Anda atau suami kurang puas dengan kehidupan seks dalam pernikahan kalian. (ays/ays)
Hobbies & Activities
Isi Waktu Luang dengan Mulai Hobi Baru! 3 Perlengkapan Melukis yang Nyaman untuk Pemula
Health & Beauty
Mau Tau Rahasia Kulit Sehat & Glowing? Serum Shiseido Ultimune 4.0 Power Infusing Bisa Jadi Pilihan yang Tepat!
Elektronik & Gadget
3 Smartwatch & Smartband Terbaik untuk Aktivitas Harian, Praktis, Canggih, dan Stylish!
Hobbies & Activities
Pemain Golf Pemula Wajib Cek! Barang Esensial yang Gak Boleh Kelewatan, Mulai dari Outfit hingga Tongkat Golf
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Tunda Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bisa Sebabkan ISK, Mitos atau Fakta?
Alasan Tak Terduga Istri Tolak Ajakan Bercinta Menurut Survei, Suami Perlu Tahu
Most Popular
1
Gaya Ayu Ting Ting Sambut Tahun Baru 2026, Pamer Perut Dengan Lace Menerawang
2
Foto Mesra Jennifer Coppen-Justin Hubner Rayakan Tahun Baru 2026 Usai Dilamar
3
Alasan George Clooney Pindah dari AS Jadi WN Prancis, Kini Hidup di Pedesaan
4
7 Potret Luna Maya Rayakan Pergantian Tahun Dengan Gaya Rambut Baru
5
Japandi Tak Sekadar Tren Interior, Kini Hadir Lewat Perangkat Rumah Tangga
MOST COMMENTED











































