Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Hal-hal Unik Pembangkit Gairah Seks yang Dipercaya Sejak Zaman Dulu

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 13 Apr 2015 19:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Aphrodisiac adalah sebutan untuk makanan atau minuman yang jika dikonsumsi diyakini bisa meningkatkan gairah. Sejak zaman dulu, orang-orang sudah meyakini adanya aphrodisiac ini.

Aphrodisiac ini pada dasarnya menurut pakar, tidak benar-benar membantu Anda menjadi lebih mengininkan seks. Yang berperan paling penting sebenarnya adalah apa yang ada dalam pikiran Anda. Psikolog Dr David Benton dari University of Wales mengatakan, dengan membayangkan bagaimana makanan aphrodisiac bisa membangkitkan gairah seks saja, sudah cukup untuk menimbulkan reaksi kimia pada otak yang membuat Anda terangsang secara emosional.

Apa saja makanan atau minuman yang dipercaya orang dari sejak zaman batu hingga abad ke-20 masehi atau sekitar tahun 1900-an? Ini Dia daftarnya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zaman batu
Menurut Ashok Kumar Panda, peneliti senior di Ayurveda Regional Research Institute, Sikkim, kawasan Himalaya, hal pertama di dunia yang diyakini sebagai aphrodisiac adalah bau tubuh. Dari mencium bau tubuh lah seseorang bisa merasa bergairah.

Abad 3.000 Sebelum Masehi
Pada masa Mesir kuno, bunga lili dipercaya menjadi aphrodisiac atau pembangkit libido. Hal itu karena pada masa tersebut bunga lili menjadi persembahan untuk dewi asmara, Aphrodite, yang namanya menjadi inspirasi untuk kata aphrodisiac.

Abad ke-6 Sebelum Masehi
Hippomanes, daging kecil yang diambil dari kepala kuda bagian depan ini juga dipercaya bisa meningkatkan gairah bercinta. Adalah orang Yunani kuno yang mengonsumsi daging hewan tersebut untuk membuat mereka jadi lebih bersemangat untuk seks.

Aband ke-2 Masehi
Dalam rangka meningkatkan gairah seks, Orang China zaman dulu memburu kobra. Tujuannya untuk diambil daging dan darahnya. Kedua bagian dari kobra itu dipercaya dapat membuat libido bertambah. Darah kobra biasanya dikonsumsi dengan dicampur alkohol.

Abad ke-7 Masehi
Cukup banyak orang zaman dulu yang meyakini saffron bisa menambah libido. Orang-orang Yunani, India hingga Mesir kuno pun memburu tumbuhan yang sering dipakai sebagai bumbu masakan Spanyol dan Mediterania ini.

Abad ke-12 Masehi
Mengonsumsi balut atau janin bebek populer di beberapa negara Asia, terutama Filipina karena dipercaya sebagai viagra alami. Janin bebek menjadi santapan yang dianggap lezat setelah direbus untuk membunuh bakteri yang mungkin ada di dalamnya.

Abad ke-19 Masehi
Selama diolah dengan benar, ikan fugu atau ikan buntal, dipercaya masyarakat Jepang sejak abad ke-19 Masehi sebagai pembangkit gairah. Hanya saja orang yang memasak atau mengolah ikan ini harus benar-benar ahli. Kenapa? Ikan buntal termasuk dalam ikan paling mematikan. Sebagian besar organ dalam ikan fugu mengandung racun tetrodotoxin yang 1.200 kali lebih mematikan dari sianida.

Abad ke-20 Masehi
Harimau diburu bukan hanya kulitnya, tapi juga dagingnya. Orang-orang di kawasan Asia meyakini daging harimau khususnya bagian penisnya, berkhasiat untuk meningkatkan libidio. (Eny Kartikawati/Eny Kartikawati)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads