Jahitan Terlalu Ketat Pasca Melahirkan, Wanita Bisa Rasakan Sakit Saat Seks
wolipop
Senin, 21 Apr 2014 19:43 WIB
Jakarta
-
Proses melahirkan normal bisa menjadi pengalaman yang traumatis untuk wanita. Kesakitan bukan hanya dialami saat proses kontraksi hingga mendorong bayi untuk keluar, tapi juga setelahnya. Wanita yang mendapat jahitan terlalu ketat di area Miss V, bisa kembali merasakan kesakitan serupa saat bercinta setelah proses melahirkan berlalu.
Pengalaman sakitnya bercinta setelah melahirkan ini ditulis oleh kontributor ABC Australia, Danny Kingsley. Wanita lulusan doktor dari Australian National University itu mengangkat topik mengenai sakitnya bercinta pasca melahirkan ini berdasarkan pengalamannya sendiri. Dia juga merasa topik tersebut masih tabu dan tidak banyak diungkapkan wanita. Sehingga ketika sesama wanita mengalami masalah serupa, belum banyak sumber yang bisa menjadi bacaan mereka dalam mencari solusi.
Diceritakan Danny, meskipun dia merasa sangat siap untuk melahirkan, pada kenyataannya proses menghadirkan bayi ke dunia itu dilaluinya dengan berat. Proses melahirkan bayinya dijalaninya selama 24 jam termasuk, termasuk empat jam untuk mendorong.
Setelah bayinya lahir, miss v nya mengalami robekan cukup parah sehingga harus dijahit. Jahitan yang terlalu ketat membuatnya merasa tidak nyaman untuk kembali intim dengan suaminya. Pada saat itulah dia dan sang suami memutuskan untuk mengembalikan lagi hubungan pernikahan mereka seperti saat baru pertamakali menjadi suami-istri. Dalam masalah keintiman, keduanya memutuskan untuk tidak terlalu terburu-buru.
Saat memeriksakan diri ke dokter mengenai masalah pada area miss v-nya, dokter mengatakan secara anatomi bentuknya sudah normal. Menurunya malah tidak mungkin dia menjahit terlalu ketat karena kulit akan elastis dengan sendirinya. Namun Danny bersikeras dia merasakan ketidaknyamanan saat bercinta karena memang kenyataannya dia merasa amat sangat sakit ketika suaminya mencoba melakukan penetrasi. Dokter kemudian menyuruhnya tetap berusaha dan berkata kalau 'masalah terlalu ketat' ini hanya ada di pikirannya.
Nasihat dokter tersebut membuat Danny sedih. Kurang tidur karena baru memiliki bayi membuatnya semakin stres. Beruntung suaminya memberikan dukungan penuh. Mereka pun kemudian berkonsultasi ke dokter kandungan lain. Dokter kandungan baru itu mengatakan ternyata memang dia memiliki masalah. Dan sang dokter memiliki solusinya.
Dokter tersebut memberinya suntikan yang menyakitkan di area pelvic atau panggul. Menurut sang dokter, dia memang mengalami luka di miss v yang menyebabkan area tersebut tidak bisa lagi fleksibel atau lentur.
Setelah mendapat suntikan obat tersebut, Danny diharuskan bercinta dengan sang suami agar obat lebih menyerap ke area yang sakit. Sebelumnya dia sudah lebih dulu mendapat bius lokal sehingga seks tersebut tak terasa menyakitkan. Empat bulan setelah melahirkan, akhirnya Danny dan suaminya bisa bercinta lagi dengan normal
Meskipun sudah bisa bercinta lagi, Danny menegaskan suntikan yang diberikan dokter bukanlah obat ajaib. Dia dan suaminya harus tetap mencoba intim dengan tidak terburu-buru. Beberapa posisi seks juga masih tidak bisa mereka lalukan.
Dari pengalamannya ini, Danny bicara dengan banyak wanita lainnya. Dan dia menemukan banyak wanita merasakan kesakitan saat bercinta setelah melahirkan normal, meskipun pada kasusnya sangat ekstrem. Dia merasa kesakitan yang dialami wanita ini masih menjadi hal yang tabu dan tidak banyak didiskusikan. Oleh karena itu dia menekankan, agar para wanita jangan menganggap wajar ketika mereka merasakan kesakitan saat bercinta setelah melahirkan. Jika mereka mengalami hal itu. dia menyarankan mintalah bantuan ahli atau dokter kandungan yang dipercaya.
(eny/hst)
Pengalaman sakitnya bercinta setelah melahirkan ini ditulis oleh kontributor ABC Australia, Danny Kingsley. Wanita lulusan doktor dari Australian National University itu mengangkat topik mengenai sakitnya bercinta pasca melahirkan ini berdasarkan pengalamannya sendiri. Dia juga merasa topik tersebut masih tabu dan tidak banyak diungkapkan wanita. Sehingga ketika sesama wanita mengalami masalah serupa, belum banyak sumber yang bisa menjadi bacaan mereka dalam mencari solusi.
Diceritakan Danny, meskipun dia merasa sangat siap untuk melahirkan, pada kenyataannya proses menghadirkan bayi ke dunia itu dilaluinya dengan berat. Proses melahirkan bayinya dijalaninya selama 24 jam termasuk, termasuk empat jam untuk mendorong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat memeriksakan diri ke dokter mengenai masalah pada area miss v-nya, dokter mengatakan secara anatomi bentuknya sudah normal. Menurunya malah tidak mungkin dia menjahit terlalu ketat karena kulit akan elastis dengan sendirinya. Namun Danny bersikeras dia merasakan ketidaknyamanan saat bercinta karena memang kenyataannya dia merasa amat sangat sakit ketika suaminya mencoba melakukan penetrasi. Dokter kemudian menyuruhnya tetap berusaha dan berkata kalau 'masalah terlalu ketat' ini hanya ada di pikirannya.
Nasihat dokter tersebut membuat Danny sedih. Kurang tidur karena baru memiliki bayi membuatnya semakin stres. Beruntung suaminya memberikan dukungan penuh. Mereka pun kemudian berkonsultasi ke dokter kandungan lain. Dokter kandungan baru itu mengatakan ternyata memang dia memiliki masalah. Dan sang dokter memiliki solusinya.
Dokter tersebut memberinya suntikan yang menyakitkan di area pelvic atau panggul. Menurut sang dokter, dia memang mengalami luka di miss v yang menyebabkan area tersebut tidak bisa lagi fleksibel atau lentur.
Setelah mendapat suntikan obat tersebut, Danny diharuskan bercinta dengan sang suami agar obat lebih menyerap ke area yang sakit. Sebelumnya dia sudah lebih dulu mendapat bius lokal sehingga seks tersebut tak terasa menyakitkan. Empat bulan setelah melahirkan, akhirnya Danny dan suaminya bisa bercinta lagi dengan normal
Meskipun sudah bisa bercinta lagi, Danny menegaskan suntikan yang diberikan dokter bukanlah obat ajaib. Dia dan suaminya harus tetap mencoba intim dengan tidak terburu-buru. Beberapa posisi seks juga masih tidak bisa mereka lalukan.
Dari pengalamannya ini, Danny bicara dengan banyak wanita lainnya. Dan dia menemukan banyak wanita merasakan kesakitan saat bercinta setelah melahirkan normal, meskipun pada kasusnya sangat ekstrem. Dia merasa kesakitan yang dialami wanita ini masih menjadi hal yang tabu dan tidak banyak didiskusikan. Oleh karena itu dia menekankan, agar para wanita jangan menganggap wajar ketika mereka merasakan kesakitan saat bercinta setelah melahirkan. Jika mereka mengalami hal itu. dia menyarankan mintalah bantuan ahli atau dokter kandungan yang dipercaya.
(eny/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Tunda Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bisa Sebabkan ISK, Mitos atau Fakta?
Alasan Tak Terduga Istri Tolak Ajakan Bercinta Menurut Survei, Suami Perlu Tahu
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
3
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan
4
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
5
Ramalan Zodiak 8 Januari: Cancer Introspeksi Diri, Leo Harus Belajar Mandiri
MOST COMMENTED











































