Survei: Seks Bisa Buat Bahagia, Tapi Pasangan Bercinta Hanya 2 Bulan Sekali
Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 21 Okt 2013 18:02 WIB
Jakarta
-
Seberapa sering Anda bercinta dengan pasangan? Sebuah survei belum lama ini digelar di Inggris. Hasilnya miris. Para responden mengakui bercinta bisa membuat bahagia, tapi mereka hanya sempat melakukannya 2-3 bulan sekali.
Seperti dikutip Daily Mail, riset yang diadakan oleh majalah Top Sante itu melibatkan ribuan wanita berusia 35-55 tahun. Dari survei itu diketahui, 20% responden mengaku jarang bercinta baik mereka yang berstatus single ataupun sudah memiliki pasangan. Seberapa jarang? 60% responden mengungkapkan mereka bercinta dua kali dalam sebulan atau bahkan kurang dari itu.
26% responden yang sudah memiliki pasangan juga mengakui sangat jarang bercinta. Mereka hanya sempat melakukan aktivitas intim tersebut satu kali setiap 2-3 bulan atau malah tidak sama sekali.
Sementara itu 33% responden yang bisa bercinta lebih sering, setidaknya dua kali dalam seminggu mengatakan aktivitas tersebut membuat mereka lebih bahagia. Hanya 15% responden yang bercinta setiap 2-3 bulan sekali mengaku bahagia.
Rutinitas bercinta ini memang mempengaruhi tingkat stres seseorang. Survei yang dibuat majalah asal Inggris ini pun membuktikannya. Hanya 9% responden yang bercinta setidaknya seminggu sekali mengaku stres. Bandingkan dengan responden yang bercinta 2-3 bulan sekali, ada 20% yang mengalami stres.
Meski sudah tahu seks bisa membuat bahagia, survei membuktikan pasangan tidak memprioritaskan aktivitas bercinta dalam kehidupan mereka. 59% responden dalam survei ini mengakuinya.
Pakar seks Tracey Cox mengatakan, kondisi tidak lagi memprioritaskan seks dalam kehidupan pernikahan ini berbahaya. "Seks bukanlah kemewahan. Seks itu vital. Seks bisa menurunkan tingkat stres, meningkatkan sistem imun dan membuat hidup lebih sehat," ujar wanita yang sudah menulis lebih dari 10 buku tentang seks itu.
(eny/hst)
Seperti dikutip Daily Mail, riset yang diadakan oleh majalah Top Sante itu melibatkan ribuan wanita berusia 35-55 tahun. Dari survei itu diketahui, 20% responden mengaku jarang bercinta baik mereka yang berstatus single ataupun sudah memiliki pasangan. Seberapa jarang? 60% responden mengungkapkan mereka bercinta dua kali dalam sebulan atau bahkan kurang dari itu.
26% responden yang sudah memiliki pasangan juga mengakui sangat jarang bercinta. Mereka hanya sempat melakukan aktivitas intim tersebut satu kali setiap 2-3 bulan atau malah tidak sama sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rutinitas bercinta ini memang mempengaruhi tingkat stres seseorang. Survei yang dibuat majalah asal Inggris ini pun membuktikannya. Hanya 9% responden yang bercinta setidaknya seminggu sekali mengaku stres. Bandingkan dengan responden yang bercinta 2-3 bulan sekali, ada 20% yang mengalami stres.
Meski sudah tahu seks bisa membuat bahagia, survei membuktikan pasangan tidak memprioritaskan aktivitas bercinta dalam kehidupan mereka. 59% responden dalam survei ini mengakuinya.
Pakar seks Tracey Cox mengatakan, kondisi tidak lagi memprioritaskan seks dalam kehidupan pernikahan ini berbahaya. "Seks bukanlah kemewahan. Seks itu vital. Seks bisa menurunkan tingkat stres, meningkatkan sistem imun dan membuat hidup lebih sehat," ujar wanita yang sudah menulis lebih dari 10 buku tentang seks itu.
(eny/hst)











































