ADVERTISEMENT

Anak Orang Kaya Ini Tak Bisa Dapat Warisan Rp 179 M karena Ogah Kerja

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 03 Jul 2022 10:00 WIB
ilustrasi wanita sedih Foto: thinkstock
Jakarta -

Ada orang-orang yang tak harus mencari uang untuk bertahan hidup karena datang dari keluarga kaya raya. Seorang wanita muda asal Australia bahkan tidak pernah bekerja sepanjang hidupnya. Tapi baru-baru ini ia mendapatkan masalah karena gaya hidup santainya, dia jadi tidak bisa dapat warisan.

Seorang wanita 26 tahun bernama Clare Brown mendapat warisan $12 juta atau sekitar $179 miliaran. Tapi sayangnya Clare belum bisa mengakses uang yang tidak sedikit itu karena syarat yang diajukan ayahnya. Sang ayah mewajibkan wanita tersebut untuk mendapatkan pekerjaan tetap dan berkontribusi pada masyarakat sebelum terima uang.

Clare BrownClare Brown Foto: Dok. YouTube A Current Affair

Clare dilaporkan menolak syarat ayahnya yang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk orang kebanyakan. Wanita itu menyalahkan masalah kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk bekerja meski tidak dijelaskan seperti apa kondisinya. Dan karena tidak bekerja dan tidak bisa dapat warisan, Clare pun terancam bangkrut.

"Aku mengerti mengapa orang-orang ini ingin aku jadi anggota masyarakat yang berfungsi tapi kamu harus melihat diagnosaku dan menyadari bahwa itu tidak mungkin terjadi. Aku tidak ingin belajar menyetir karena aku punya ADHD. Rentang perhatianku seperti seekor nyamuk," katanya kepada A Current Affair.

Hidup Clare memang tidak lagi semewah dulu. Kini ia bertahan hidup dengan bantuan kesejahteraan di Mount Druitt, sebuah daerah pinggiran di Sydney Barat. Di sana, ia tinggal dengan istri dan putrinya.

Clare BrownClare Brown Foto: Dok. YouTube A Current Affair

Dikatakan jika dulu ia diberi uang oleh ayahnya, Chris, yang seorang trader saham. Untuk seminggu, Clare mendapat jatah $500 atau Rp 7,4 jutaan tapi akhirnya dihentikan. Karena itu, ia meminta bantuan dari pemerintah. Ketika Chris meninggal tahun ini, dia meninggalkan warisan tapi Clare harus bekerja atau bekerja sosial yang tidak disanggupinya.

"Aku menyebut diriku sendiri sebagai miliuner bangkrut karena aku aku terus menerus bangkrut dan tidak bisa melakukan apa-apa. Berikan apa yang seharusnya jadi milikku. Tolong berhenti memintaku bekerja, itu tidak akan terjadi," katanya.

Keluarga besar Clare sendiri menganggap jika wanita itu hanya pura-pura punya kondisi kesehatan. "Kami ingin dia bekerja dan berkontribusi pada masyarakat. Daripada menyetujui keinginan ayahnya, dia berbalik dan menuntut warisannya. Kami kehabisan akal. Selama ini kami tidak melakukan hal lain selain mencintai dia," kata perwakilan keluarga.

(ami/ami)