Liputan Khusus Drama Uang Belanja

Dear Ibu-ibu, Ini 3 Cara Mengatur Uang Belanja dari Suami Biar Nggak Drama

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 31 Jan 2021 19:00 WIB
Happy woman at home buying groceries online on her laptop computer and paying by credit card Ilustrasi wanita yang mencatat pengeluaran rumah tangga. Foto: Getty Images/andresr.
Jakarta -

Bagi ibu rumah tangga, salah satu tugas terpenting adalah mengelola pemasukan dan pengeluaran dalam rumah tangga. Uang belanja yang biasanya diberikan oleh suami, harus dapat dimanfaatkan secara maksimal. Lalu bagaimana caranya mengatur uang belanja dari suami agar cukup atau malah bisa ditabung?

Pakar keuangan Bareyn Mochaddin, S.Sy., M.H., RPPĀ® mengungkapkan tiga cara yang bisa para istri lakukan agar dapat mengatur uang belanja yang sudah diberikan oleh suami. Berikut penjelasannya:

1. Plannning

Pertama adalah planning atau merencanakan apa saja yang ingin dibeli di hari, minggu atau bulan mendatang. Kamu bisa membuat daftar atau rincian kebutuhan yang akan diperlukan.

"Ketika sesi planning, coba istri dan suami ngobrol. Suami inginnya apa, mau dimasakin apa. Sebaliknya, suami juga perlu tahu kebutuhan istrinya apa. Tulis semua yang diinginkan dalam sebuah kertas," kata Bareyn Mochaddin, saat dihubungi Wolipop, Kamis (28/1/2021).

2. Budgeting


Kedua adalah budgeting. Sebaiknya kamu mencocokkan antara hal-hal yang ingin dibeli dengan uang belanja yang dimiliki. Setelah planning selesai, kemudian masuk ke sesi budgeting. Pada sesi ini, biasanya perlu kompromi antara suami dan istri.

Apalagi jika uang bulanan pas-pasan, tentu ada yang perlu dikorbankan, bisa jadi keinginan suami ataupun kemauan istri yang dikorbankan. Hal yang perlu diprioritaskan dalam rencana pengeluaran bulanan adalah pengeluaran yang bersifat kebutuhan. Di antaranya adalah makanan, minuman, listrik, air, internet, cicilan (bila ada), pembayaran premi asuransi, dan kemudian juga investasi.

3. Executing

Executing adalah tentang aktivitas belanjanya, sesuai rencana ataukah tidak? Jangan sampai kamu membeli sesuatu yang tidak sesuai rencana dan akan menambah pengeluaran.

Kebanyakan yang memegang kendali di sesi executing atau pelaksanaan ini adalah istri. Apalagi istri yang diberikan uang belanja secara "gelondongan". Tapi akan lebih baik jika masih dilakukan bersama suami. Pastikan uang yang diberikan dibelanjakan sesuai rencana semula.

Idealnya, tiga langkah ini tidak hanya dilakukan oleh istri saja, tetapi juga bersama suami. Agar bisa menjalin kerja sama yang baik dalam mengatur uang belanja dalam rumah tangga.

(gaf/eny)