Liputan Khusus Drama Uang Belanja

6 Curhatan Soal Uang Belanja yang Viral, Ada Suami Cuma Kasih Rp 6.600

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 30 Jan 2021 14:00 WIB
Drama uang belanja. Foto: Rachman Haryanto Drama uang belanja. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Uang belanja dalam rumah tangga umumnya diberikan oleh suami kepada istrinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti membayar tagihan, memasak makanan dan kebutuhan pokok lainnya. Namun apa jadinya jika uang belanja dijatah dan tidak sesuai dengan kebutuhan?

Inilah yang menjadi tema liputan khusus Wolipop 'Drama Uang Belanja'. Berbagai kisah viral berikut memperlihatkan betapa urusan uang belanja ini bisa menjadi drama rumah tangga yang dapat memicu keretakan suami istri.

Berikut selengkapnya berbagai kisah drama uang belanja yang viral:

1. Suami memberikan uang belanja Rp 6.600 per hari

Curhatan pertama tentang seorang suami mengunggah soal uang belanja atau uang lauk yang diberikan kepada istrinya di media sosial. Dia menganggap istrinya tidak bersyukur. Namun curhatannya tersebut justru memicu kekesalan dan hujatan dari warganet.

Pengguna Facebook bernama Naufa bercerita bahwa dia memberikan uang Rp 200 ribu setiap bulan kepada istrinya. Uang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya selama sebulan.

"Istriku tidak bersyukur. Saya kasih duit Rp 200 ribu setiap gajian. Itu buat belanja sebulan. Beli popok, susu, perlengkapan dapur, katanya kurang. Bingung saya, itu uang dikemanain," tulis Naufa.

Naufa memiliki tiga anak. Ketiga anaknya, menurut dia, juga tak suka jajan, tapi sang istri setiap harinya hanya memasak lauk sederhana, seperti tahu, tempe, dan telur.

Hal ini sontak membuat netizen geram. Bagaimana tidak, uang belanja yang diberikan jika dibagi selama satu bulan, maka biaya belanja tiap harinya cuma sekitar Rp 6.600. Hmmm, bagaimana menurut kamu?

2. Uang belanja Rp 800 ribu untuk satu bulan

Curhatan selanjutnya diunggah oleh akun gosip @tante_rempong_offficial. Ada seorang istri curhat diberikan jatah uang belanja senilai Rp 800 ribu untuk satu bulan.

"800rb sebulan untuk kebutuhan rumah tangga termasuk suami istri dan anak, cukupkah bund? Dan suaminya marah ketika uang 800rb itu habis. Solusinya bund ," tulis @tante_rempong_offficial (25/1/2021).

Dalam postingan tersebut, pasangan itu sudah menikah dan juga dikaruniai satu orang anak. Gaji suaminya Upah Minimun Regional (UMR), digunakan untuk membayar cicilan motor dan handphone. Dari gaji itu lah tinggal sisa Rp 800 ribu, untuk uang bulanan. Keduanya juga masih menumpang di rumah mertua dan belum bisa ikut membayar kebutuhan listrik, air dan gas.

"Menurut kamu min Rp 800 ribu itu cukup tidak buat sebulan? Jadi paling Rp 800 ribu itu buat beli pampers dan sabun-sabun. Sama beli makan. Terus juga karena saya masih menyusui, mertua mengharuskan saya buat minum jamu, sekitar Rp 90 ribu perbulan untuk jamu," curhat sang istri.

Kebutuhan yang semakin banyak, membuat uang pemberian suaminya itu sudah habis saat pertengahan bulan. Dan suaminya langsung menyalahkan sang istri, karena beralasan uang tersebut untuk jajan semata.

"Padahal kalau misal jajan juga sama dia. Itupun kadang dia yang ajak dan jajan gak tiap hari. Maksud saya jajan itu seperti beli batagor, siomay, pempek dan bakso gitu aja. Gak pernah makan di luar karena emang uangnya pasti tidak cukup. Kadang saya juga pasti tidak cukup. Saat ini suami sedang memusuhi saya karena uangnya habis," ucapnya miris.

Wanita itu kadang menerima uang dari ibunya Rp 100 ribu untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ia yang sudah geram menahan sendirian, akhirnya mempertanyakan apakah uang Rp 800 ribu untuk sebulan itu hal yang wajar.

"Maaf malah muter-muter, pertanyaan saya wajar Rp 800 ribu itu untuk sebulan? Dan wajarkah kalau suami saya marah sampai memusuhi saya karena uang itu habis? Terimakasih sudah mendengar curhatan dan menjawab pertanyaan saya," ujarnya sambil bertanya.

3. Suami sewot memberikan uang belanja Rp 50 ribu satu minggu

Tak hanya dari kaum istri, kali ini ada suami yang memberikan uang belanja kepada istrinya Rp 50 ribu untuk satu minggu. Ia malah protes masakan buatan istrinya karena hanya disajikan makanan sederhana.

"Lelah kerja seharian, nyampe rumah istri cuma masakin begini. Lebih baik saya pergi makan warteg. Padahal uang belanja Rp 50 ribu/minggu," tulis pria bernama Syaiful itu.

Dalam foto yang diunggah oleh akun Instagram @mak_inpoh, terdapat gambar nasi putih, tempe, sambal dan juga sayur bening di atas meja makan.

Warganet pun geram membaca curhatan pria yang memberikan uang belanja Rp 50 ribu seminggu itu. Netizen kesal karena sang pria bukannya bersyukur istrinya bisa tetap cerdik memanfaatkan uang belanja Rp 50 ribu seminggu itu, malah menyalahkan sang istri.

Selanjutnya
Halaman
1 2