7 Penyebab Jerawat di Dagu, Pola Makan sampai Stres

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 07 Mei 2022 15:03 WIB
Young beautiful woman surprised to see pimple on skin. Unhappy girl with stunned funny face standing in towel in bathroom, looking in the mirror, pointing to zit Penyebab jerawat di dagu. Foto: Getty Images/iStockphoto/Sasha_Suzi

Jakarta -

Jerawat di dagu memang sangat umum. Meskipun tidak berbahaya, jerawat di dagu tak sedap dipandang hingga bikin tak percaya diri. Lalu, apa penyebab jerawat di dagu?

Jerawat di dagu biasanya merupakan hasil dari fluktuasi hormon yang dapat terjadi selama masa pubertas atau siklus menstruasi. Namun, siapa pun bisa mendapatkan jerawat di dagu pada usia berapa pun.

Untuk kasus ringan, seseorang dapat mengobati jerawat di rumah menggunakan produk yang dijual bebas dan perawatan diri. Untuk kasus jerawat yang lebih parah, seseorang mungkin ingin berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan produk dengan resep atau metode perawatan lainnya.

Baik remaja maupun orang dewasa dapat mengembangkan jerawat di dagu mereka. Jerawat remaja paling sering muncul di "zona-T", yang meliputi dagu serta hidung dan dahi.

Penyebab Jerawat di Dagu Antara Lain:

1. Kulit berminyak

Kulit berminyak dapat menjebak kotoran, dan bakteri di pori-pori wajah, leher, dan punggung seseorang. Ketika ini terjadi, pori-pori sering menjadi merah dan meradang, yang menyebabkan munculnya jerawat.

Jerawat di dagu tidak berbeda dengan jerawat di bagian wajah, leher, dada, dan punggung lainnya. Minyak menjebak kulit mati atau kotoran lain dan bakteri dalam satu atau lebih pori-pori pada kulit. Hal ini menyebabkan jerawat terbentuk.

2. Hormon yang Berfluktuasi

Penelitian menunjukkan bahwa jerawat di dagu sering dikaitkan dengan hormon, terutama pada wanita. Hormon yang disebut androgen merangsang produksi sebum, yang merupakan minyak yang bertanggung jawab untuk menyumbat pori-pori.

Jerawat sangat umum di kalangan remaja karena produksi hormon meningkat selama ini. Tetapi kadar hormon berfluktuasi sepanjang masa dewasa.

3. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Jerawat di dagu atau rahang dapat berfluktuasi dengan periode bulanan. Beberapa wanita menghasilkan lebih banyak androgen daripada yang lain. Peningkatan produksi androgen dapat menjadi hasil dari kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS).

4. Penyebab Jerawat di Dagu: Kebiasaan Makan

Kebiasaan makan diasosiasikan pengaruhnya sangat besar dengan timbulnya jerawat. Jerawat di dagu bisa muncul karena pola makan yang tak sehat, mengonsumsi makanan berminyak dan mengandung terlalu banyak gula.

(eny/eny)