Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit

Shandrina Shira - wolipop
Minggu, 04 Jan 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Skincare Lactic Acid
Foto: Dok. Brand
Jakarta -

Deretan acid atau asam seperti glycolic acid dan salicylic acid sudah populer dalam dunia perawatan kulit. Namun, hal yang sama belum tentu berlaku untuk lactic acid. Lalu, apa itu lactic acid dan apa perbedaannya dengan jenis acid lainnya?

Lactic acid atau asam laktat secara alami terdapat dalam produk susu dan telah digunakan sejak zaman Mesir Kuno, termasuk dalam ritual mandi susu yang terkenal untuk membantu memperbaiki tekstur kulit.

Lactic acid merupakan senyawa alami yang diproduksi oleh tubuh saat memecah glukosa menjadi energi. Dalam perawatan kulit, lactic acid digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Asam laktat adalah alfa hidroksi (AHA), bahan serbaguna yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit," ujar konsultan dermatologis CeraVe, Derrick Phillips, dikutip dari Glamour USA.

Selain ditemukan dalam produk fermentasi seperti susu, lactic acid kini juga dapat diproduksi di laboratorium dan diformulasikan bersama senyawa lain untuk digunakan dalam serum maupun produk skincare modern. Dalam perawatan kulit, lactic acid memiliki sejumlah manfaat.

ADVERTISEMENT

"Lactic acid terutama digunakan karena sifat eksfoliatifnya dan kemampuannya mendorong peremajaan kulit. Lactic acid juga dapat memperbaiki tekstur kulit, memiliki efek anti-penuaan, serta terbukti mengurangi pigmentasi," jelas Derrick Phillips.

Manfaat Lactic Acid

Skincare Lactic Acid

Foto: Dok. Brand

Sebagai Eksfoliator dan Meningkatkan Pergantian Sel
Berbeda dari eksfoliator lainnya, lactic acid bekerja dengan lebih lembut. Senyawa ini meningkatkan pergantian sel dengan memecah ikatan sel kulit mati dan mendorong munculnya sel kulit sehat yang baru. "Lactic acid mengganggu ikatan sel-sel kulit mati di lapisan terluar kulit, sehingga lebih mudah terkelupas," kata Phillips.

Mengatasi Jerawat dan Bekas Jerawat
Lactic acid mampu membantu mengatasi jerawat dengan mengeksfoliasi sel kulit mati, membuka pori-pori, mengurangi komedo, serta memperbaiki tekstur kulit bekas jerawat.

Meningkatkan Hidrasi
Karena tergolong humektan yang kuat, lactic acid dapat meningkatkan hidrasi kulit. Kandungan ini mampu menarik dan mempertahankan kelembapan sehingga kulit tetap terhidrasi dengan baik.

Memperbaiki Skin Barrier
Lactic acid juga dapat membantu memperkuat skin barrier dengan mendorong produksi ceramide serta mempertahankan kelembapan alami kulit.

Merangsang Produksi Kolagen
Melalui proses eksfoliasi, lactic acid dapat merangsang produksi kolagen dengan memberikan sinyal pada kulit untuk memproduksi kolagen baru. Selain itu, terdapat molekul struktural bernama glikosaminoglikan (GAGs) yang berperan dalam menghasilkan kulit yang lebih kencang dan terhidrasi.

Menghilangkan Flek Hitam
Lactic acid dapat membantu mengurangi flek dan noda hitam dengan mempercepat pengelupasan sel kulit mati serta memicu pembaruan sel di permukaan kulit.

Cara Penggunaan Lactic Acid

Skincare Lactic Acid

Foto: Dok. Brand

Secara umum, lactic acid aman digunakan setiap hari karena merupakan salah satu jenis AHA yang paling lembut. Meski demikian, pemilik kulit sensitif disarankan untuk menggunakannya lebih jarang.

"Lactic acid dapat digunakan setiap hari. Namun, jika Anda mengalami kekeringan, kemerahan, atau iritasi, sebaiknya gunakan dalam jumlah yang lebih sedikit atau dengan frekuensi yang lebih jarang," ujar Magnus Lynch, konsultan dermatologis.

Bagi pemula, penggunaan lactic acid sebaiknya dimulai dengan konsentrasi rendah, yaitu sekitar 5-10 persen, dengan frekuensi 1-3 kali seminggu. Setelah kulit terbiasa dan tidak menunjukkan tanda iritasi, frekuensi pemakaian dapat ditingkatkan secara bertahap. Karena lactic acid bersifat eksfoliatif, penggunaan tabir surya pada pagi hari sangat disarankan untuk melindungi kulit yang menjadi lebih sensitif setelah pemakaian.

Selain itu, demi menjaga keamanan kulit, lactic acid sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan bahan eksfoliasi lain seperti salicylic acid atau glycolic acid, kecuali atas rekomendasi ahli.
Meskipun tergolong lembut, lactic acid tetap menjadi kandungan yang patut dipertimbangkan karena mampu menyamarkan noda, membantu mengatasi jerawat, serta memberikan efek eksfoliasi yang ringan dan nyaman pada kulit.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads