Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Mengatasinya
Jerawat adalah suatu kondisi di mana pori-pori kulit tersumbat dan terpapar bakteri sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah yang meradang. Jerawat tentunya membuat penampilan jadi kurang menarik, apalagi jika jumlahnya banyak.
Jerawat bisa dialami siapa saja, sekitar 80 persen remaja biasanya jerawat akan hilang dengan sendirinya pada awal usia 20 tahun. Namun masih ada yang mengalami masalah jerawat hingga usia 30 tahun.
Pada usia dewasa, jerawat banyak menumbuhi area dagu. Penyebab jerawat di dagu biasanya karena perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit.
Foto: iStock |
Perubahan hormonal yang dapat pemicu timbulnya jerawat dagu umumnya masa menstruasi, kehamilan, pemakaian obat-obatan dan stres. Menurut Doris Day, seorang dermatologi spesialis laser, kosmetik dan bedah kosmetik, jerawat dagu lebih banyak disebabkan karena pola hormonal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doris Day merekomendasikan untuk pergi ke dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik sesuai dengan jenis kulit.
"Berbagai jenis perawatan bisa dilakukan, termasuk kontrasepsi hormonal, Aldactone, dan obat-obatan topikal seperti benzoil peroksida, antibiotik topikal dan retinoid," tuturnya.
Foto: Thinkstock |
Baca juga: Cokelat Bikin Jerawatan, Benar Nggak Sih? |
Disarankan juga untuk memerhatikan asupan makanan. Beberapa penelitian menunjukkan asam lemak esensial seperti Omega-3 pada minyak ikan dapat membantu menyeimbangkan minyak kulit dan meringankan jerawat. Sementara makanan tinggi-glikemik seperti roti, keripik kentang, dan sereal dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang berakibat timbul banyak berjerawat.
Solusi lainnya adalah dengan probiotik. Menurut Whitney Bowe, seorang dokter kulit terkemuka di New York, probiotik juga dapat membantu melawan bakteri dan kuman yang bisa memicu peradangan di kulit. Mengonsumsi makanan mengandung probiotik atau prebiotik bisa dicoba untuk mengurangi jerawat.
Tips lain yang bermanfaat menurut Bowe adalah olahraga. Aktivitas fisik dipercaya bisa membersihkan saluran tubuh lewat keluarnya keringat.
"Cobalah untuk olahraga beberapa kali seminggu untuk mengurangi tingkat kortisol. Tingkat kortisol tinggi dapat memicu peradangan di dalam tubuh yang dapat memperburuk pori-pori dan mendorong timbulnya jerawat," pungkasnya.
Home & Living
3 Kulkas 1 Pintu Harga 1 Jutaan yang Murah dan Tahan Lama!
Home & Living
Tetap Terhidrasi Saat Mudik! 3 Tumbler Praktis Ini Siap Bantu Jaga Kesehatan Saat Perjalanan Jauh
Home & Living
3 Rekomendasi Tempat Sampah Sensor Higienis untuk Rumah Lebih Bersih dan Praktis
Home & Living
Dekorasi Simpel Tapi Bikin Beda! Jam Dinding Lucu Estetik untuk Rumah
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
Tips Dokter Gizi Agar Kulit Tetap Glowing Saat Puasa, Hindari Makanan Ini
Curhat Beauty Influencer Syok Wajahnya Berubah Drastis Saat Hamil
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
Potret Gaya Paula Verhoeven Bercadar Saat Umrah di Bulan Ramadhan
Wajah Aktris Cantik Ini Terbaka Gara-gara Tren Tiup Kue Ulang Tahun TikTok












































Foto: iStock
Foto: Thinkstock