Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Muncul jerawat di dagu? Kenapa ya bisa ada jerawat di dagu? Mari pahami penyebab hingga cara mengatasinya.
Jerawat di dagu sering kali menjadi keluhan banyak orang karena muncul berulang, terasa nyeri, dan sulit hilang. Area dagu memang termasuk zona wajah yang rentan terhadap jerawat, baik pada remaja maupun orang dewasa.
Tidak sedikit yang merasa heran, mengapa jerawat justru sering muncul di dagu meski perawatan wajah sudah rutin dilakukan. Mengutip Medical News Today, jerawat di dagu sering dikaitkan dengan perubahan hormon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fluktuasi hormon yang terjadi saat pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, hingga stres dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit. Kondisi ini membuat pori-pori lebih mudah tersumbat dan akhirnya memunculkan jerawat, terutama di area dagu dan rahang.
Meski umumnya tidak berbahaya, jerawat di dagu tetap bisa berdampak pada kepercayaan diri. Bahkan American Academy of Dermatology (AAD) menyebutkan bahwa jerawat dapat memicu gejala depresi ringan hingga sedang serta kecemasan.
Untuk itu, memahami penyebab jerawat di dagu sekaligus cara menanganinya dengan tepat menjadi langkah penting agar masalah kulit ini tidak berlarut-larut.
Kenapa Ada Jerawat di Dagu?
Secara umum, jerawat di dagu tidak berbeda dengan jerawat yang muncul di area wajah, leher, dada, atau punggung. Jerawat terbentuk ketika minyak alami kulit (sebum) bercampur dengan sel kulit mati, kotoran, dan bakteri, lalu terperangkap di dalam pori-pori.
Penyumbatan tersebut yang kemudian memicu peradangan dan munculnya jerawat. Namun jerawat di dagu sangat erat kaitannya dengan fluktuasi hormon.
Hormon androgen berperan besar dalam merangsang produksi sebum. Ketika kadar hormon ini meningkat atau tidak seimbang, produksi minyak juga ikut meningkat sehingga risiko pori-pori tersumbat menjadi lebih besar. Inilah alasan mengapa jerawat di dagu sering dialami oleh remaja serta perempuan yang mengalami siklus menstruasi.
Selain itu, perubahan hormon tidak hanya terjadi pada masa pubertas. Sepanjang usia dewasa, kadar hormon dapat naik turun akibat stres, pola tidur yang buruk, hingga faktor gaya hidup.
Jadi, jerawat di dagu bisa muncul dan menghilang sewaktu-waktu, meski kamu sudah melewati usia remaja.
Kondisi Lain yang Menyerupai Jerawat di Dagu
Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur
Rambut tumbuh ke dalam biasanya terjadi akibat proses mencukur. Rambut yang seharusnya tumbuh keluar justru melengkung dan tumbuh ke dalam kulit sehingga menimbulkan benjolan merah, bengkak, dan terasa nyeri.
Kondisi tersebut lebih sering dialami pria, tapi perempuan juga bisa mengalaminya, terutama di area wajah atau tubuh yang sering dicukur. Sementara itu, rosacea merupakan kondisi kulit kronis yang menyebabkan kemerahan akibat pembuluh darah yang terlihat jelas.
Pada sebagian orang, rosacea juga dapat menimbulkan benjolan kecil berisi nanah yang sekilas mirip jerawat. Perbedaannya, rosacea biasanya disertai kemerahan menetap dan sensasi panas pada kulit.
Cara Mengatasi Jerawat di Dagu
Foto: Getty Images/triocean
Meski demikian, hasilnya tidak selalu instan dan bisa membutuhkan waktu beberapa minggu.
Langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan antara lain membersihkan area dagu dengan sabun lembut atau pembersih wajah yang mengandung asam salisilat, mengompres area yang meradang dengan es selama sekitar lima menit, serta mengoleskan krim atau salep yang mengandung benzoyl peroxide.
Hal terpenting, hindari memencet atau memecahkan jerawat karena dapat memperparah peradangan dan meninggalkan bekas. Jika jerawat di dagu tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, konsultasi ke dokter kulit menjadi pilihan terbaik.
Dokter dapat merekomendasikan perawatan lanjutan seperti antibiotik oral untuk membunuh bakteri, krim resep dengan kadar bahan aktif lebih kuat, hingga isotretinoin untuk kasus yang sulit diatasi.
Cara Mengatasi Jerawat di Dagu dengan Prosedur Medis
Selain obat-obatan, dokter kulit juga dapat menyarankan prosedur medis tertentu. Terapi laser misalnya, dapat membantu mengurangi peradangan dan produksi minyak.
Prosedur ekstraksi juga bisa dilakukan untuk mengeluarkan isi kista jerawat yang besar secara aman. Pada beberapa kasus, pil kontrasepsi juga digunakan untuk membantu menyeimbangkan hormon yang memicu produksi sebum berlebih.
Selain itu, chemical peeling dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah penyumbatan pori-pori yang menjadi awal terbentuknya jerawat.
Cara Mencegah Jerawat di Dagu
Foto: Thinkstock
1. Membersihkan wajah, termasuk area dagu, dengan sabun lembut setidaknya dua kali sehari menjadi langkah dasar yang penting.
2. Penting menjaga kebersihan sarung bantal dan seprai yang berperan besar karena kotoran serta minyak dapat menempel kembali ke kulit.
3. Disarankan untuk menghindari terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan.
4 Gunakan produk perawatan kulit bebas minyak.
5. Rutin memakai tabir surya yang tidak menyumbat pori.
6. Kelola stres.
7. Atur pola makan seimbang dengan membatasi makanan tinggi gula serta lemak juga dapat membantu menjaga kestabilan hormon.
8. Bagi kamu yang sering mencukur, penggunaan krim cukur yang melembapkan, pisau cukur tajam, serta metode penghilangan rambut yang lebih lembut sehingga bisa membantu mencegah rambut tumbuh ke dalam.
9. Hindari kebiasaan buruk seperti memencet jerawat, tidur dengan riasan wajah, atau terlalu sering mengganti produk perawatan kulit.
Dengan memahami penyebab hingga cara mengatasi jerawat di dagu secara tepat, masalah kulit ini bisa dikendalikan dengan lebih baik. Perawatan yang konsisten dan gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kulit dagu tetap bersih serta bebas jerawat.
Perawatan dan Kecantikan
Wajib Coba! Liquid Blush Favorit untuk Tampilan Natural hingga Bold!
Hobi dan Mainan
Lampu Serbaguna yang Layak Masuk Tas Travel, AOKI Senter LED 10W
Olahraga
Latihan dan Fun Game Makin Aman, Ini Perlengkapan Pendukung untuk Pemain Bola
Olahraga
Latihan Lebih Nyaman, Main Lebih Pas dengan Rekomendasi Bola Sepak dan Futsal Proteam Striker dan Venus
Para Ahli Ungkap 5 Bahan Skincare Paling Menjanjikan di 2026
Urutan Basic Skincare Pagi dari Dokter Kulit, Simpel Bikin Wajah Glowing!
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
8 Foto Mewah Resepsi Pernikahan Putra Tommy Soeharto, Usung Adat Jawa
Dilamar COO Mobil Listrik, Intip Gaya Hijab Clean Look Indah Nada Puspita
Danielle NewJeans Nangis Saat Live, Angkat Bicara Usai Didepak dari Grup
Daftar Makanan yang Cocok dan Perlu Dihindari untuk Diet Golongan Darah A














































