Liputan Khusus Pejuang Jerawat

Kisah Pejuang Jerawat, Rela Nggak Jajan dan Jalani Ruqiah Demi Wajah Mulus

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 21 Nov 2021 18:30 WIB
Foto: Dok. Instagram @ah.ptrr. Foto: Dok. Instagram @ah.ptrr.
Ciamis -

Munculnya jerawat kerap dianggap sebagai penyebab seseorang menjadi tidak percaya diri dan tidak nyaman. Wanita satu ini menepis anggapan tersebut dan berdamai dengan dirinya sendiri. Dan mendorak standar kecatikan dan membuktikan bahwa cantik tidak harus terlihat sempurna.

Ialah Pitriani atau biasa dipanggil Pit yang berjuang melawan jerawat. Wanita yang tinggal di Ciamis, Jawa Barat ini menjelaskan pertama kali mengalami jerawat sejak 2014.

"Aku pertama kali jerawatan dari SD kelas-5 aku inget banget waktu itu mau berangkat sekolah. Ada satu jerawat yang lumayan besar di dekat hidung, saat itu aku benar-benar panik dan malu sampe nggak mau berangkat sekolah," ungkap Pit kepada Wolipop (13/11/2021).

Setelah muncul jerawat besar tersebut, semakin lama jerawatnya malah semakin banyak. Tak hanya di wajah, jerawatnya pun menyebar hingga ke leher.

"Dari SD yang awalnya cuma satu lama kelamaan makin banyak. Aku inget banget waktu kelas 6 SD aku lagi main sama teman-teman aku terus pada lepas hijab. Kala itu aku melihat ke cermin terus teman aku d ibelakang melihat kalau di leher aku banyak banget jerawat gede-gede. Teman aku bilang 'lihat deh ternyata di sananya banyak jerawatnya juga,' keliatan banget dari cermin di belakang jelas dia ngomong kayak gitu," kenangnya.

Foto Pitriani.Foto Pitriani. Foto: Dok/Pitriani.

Tergiur Krim Abal-abal

Wanita 20 tahun ini mengaku pada saat itu belum berani mencoba memakai skincare. Ketika sudah duduk di bangku SMP, baru dia mulai menggunakan sabun cuci muka. Namun jerawatnya malah semakin parah.

"Aku disaranin sama saudara aku (bibi) katanya 'nih pake ini aja, bagus.' Karena aku sama sekali nggak mengerti masalah skincare. Jadi pakai aja sampai habis dua paket, mau beli ketiga kalinya tiba-tiba kosong terus muka aku makin hancur dan gosong," ucap Pit yang mulai panik.

Ketika ia sedang menonton televisi, ada berita tentang produk yang disita pihak berwenang karena termasuk jenis krim abal-abal. Pit langsung terkejut, karena selama ini ia memakai krim tersebut. Ia pun langsung setop dan tidak mau membeli krim tersebut.

Pit akan menceritakan perjuangannya dalam melawan jerawat hingga menabung sampai tidak jajan dan malah kerap dibully. Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2