Akibat Salah Injeksi Botox, Mata Wanita Ini Jadi Turun Sebelah

Vina Oktiani - wolipop Minggu, 21 Mar 2021 19:30 WIB
Ilustrasi klinik kecantikan Ilustrasi Prosedur Kecantikan / Foto: Getty Images/CoffeeAndMilk
Jakarta -

Memiliki wajah cantik dan mulus adalah keinginan setiap wanita. Tak sedikit yang rela melakukan beragam prosedur kecantikan demi bisa mendapatkan penampilan yang lebih menarik, sekalipun hal itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Salah satu blogger wanita yang satu ini pun melakukan hal tersebut. Namun sayang hasilnya justru tidak sesuai dengan ekspetasi.

Seperti dikutip dari The Sun, bintang TikTok bernama Whitney Buha itu memilih untuk melakukan prosedur kecantikan berupa injeksi botox di area mata untuk mempercantik tampilan wajahnya. Dirinya sendiri sudah rutin menjalani prosedur tersebut selama tiga tahun belakangan ini dan tidak pernah bermasalah sebelumnya.

Baru-baru ini ketika Whitney melakukan prosedur tersebut, terapisnya ternyata membuat kesalahan fatal yang membuat salah satu bagian wajahnya justru jadi tidak simetris. Bukannya menjadi lebih baik, salah satu kelopak matanya justru menjadi turun sebelah.

Cerita tersebut dibagikan oleh Whitney ke akun TikTok miliknya. Dalam video itu Whitney menjelaskan bagaimana terapisnya menyuntikkan empat unit botox untuk mengangkat alis kirinya.

@something.whitty

Reply to @rachaelcando answering some of the most asked questions from the comments on my last video. ##botoxfail ##botched ##themoreyouknow

♬ original sound - Whitney Buha

"Di mana pun dia menyuntikkan Botox, itu masuk ke tempat yang salah dan menyebabkan kelopak mata saya benar-benar turun seperti yang terlihat sekarang," jelasnya.

Berbeda dengan filler, botox tidak dapat dilarutkan, sehingga berarti Whitney harus menunggu sampai botox tersebut menghilang dengan sendirinya dan berharap tidak ada efek jangka panjang setelahnya. Dalam salah satu video TikTok miliknya, Whitney juga mengungkapkan bahwa ternyata botox tersebut disuntikkan ke otot levator, bukan orbicularis. Itulah mengapa hasil penyutikkan tersebut memiliki efek yang berlawanan dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Saya juga telah diberitahu bahwa ada resep obat tetes mata yang dapat saya coba jadi saya benar-benar akan pergi ke toko untuk mendapatkannya. Kalau tidak, ini bisa berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk kembali normal," jelasnya.

(vio/vio)