Artis Bercadar Rilis Sandal 'Muslim Friendly', Dituding Kapitalisasi Islam

Hestianingsih - wolipop Jumat, 09 Apr 2021 15:21 WIB
Neelofa Neelofa. Foto: Instagram @neelofa
Jakarta -

Sandal berlabel 'Muslim friendly' jadi sorotan setelah mendapat kritik dari publik. Produk yang diluncurkan brand fashion asal Malaysia itu dituding mengeksploitasi dan mengkapitalisasi agama.

Sandal model slip-on seharga 79 ringgit atau sekitar Rp 278 ribu ini merupakan hasil kolaborasi antara brand Fipper dan artis sekaligus pengusaha Neelofa. Dia merupakan adik ipar dari mantan suami Laudya Cynthia Bella, Engku Emran.

Kontroversi bermula dari unggahan Neelofa di Instagram Story yang mempromosikan sandal dari koleksi Fipper x TheNoor by Neelofa. Ia mengklaim kalau sandal tersebut 'Muslim friendly' alias cocok atau aman dikenakan wanita muslim.

Berbagai reaksi datang terkait produk yang dipromosikannya. Tak sedikit netizen mempertanyakan hal spesifik apa yang membuat sepasang sandal itu boleh dipakai dalam kaitannya dengan hukum Islam.

Brand pun menjelaskan kalau sandal slip-on yang 'Muslim friendly' artinya bisa digunakan ketika memakai kaus kaki. Sehingga kaki muslimah berhijab tetap tertutup ketika memakai sandal.

Sandal 'Muslim friendly' jadi kontroversi.Sandal 'Muslim friendly' jadi kontroversi. Foto: Dok. Fipper

Fipper juga menjelaskan bahwa sebelumnya semua produk sandalnya yang berupa slippers tidak sesuai dengan imeh seorang wanita Muslim. Maka desain yang baru ini merupakan penyempurnaan dari produk-produk sebelumnya.

"Sandal Fipper x TheNoor sesuai untuk wanita Muslim yang memakai kaus kaki karena produk kami sebelumnya kurang sesuai dengan imej muslimah," terang Fipper dalam surat terbuka di Instagram.

Pada akhirnya, brand tersebut pun minta maaf karena telah menimbulkan kebingungan atas label atau klaim 'Muslim friendly' yang mereka cantumkan. Namun itu tak menghentikan banjirnya kritikan dari netizen.

Ada yang berpendapat bahwa tidak semua wanita Muslim memakai kaus kaki, karena memang tidak diwajibkan. Netizen juga menyatakan ada pula pria dan wanita non-Muslim yang biasa memakai sandal dan kaus kaki.

"Menyebutnya sebagai Muslim friendly sungguh tidak perlu," komentar salah satu netizen.

Bagaimana menurutmu?

(hst/hst)