ADVERTISEMENT

Vivi Zubedi Akan Bawa Pesan Islami Lewat Abaya di New York Fashion Week

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 22 Agu 2017 12:16 WIB
Foto: Instagram Vivi Zubedi
Jakarta - Ketujuh desainer Indonesia --Barli Asmara, Dian Pelangi, Catherine Njoo, Melia Wijaya, Vivi Zubedi, Fara Shahab dari Doris Dorothea, dan Grace Liem-- berencana tampil di New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2018 pada September mendatang. Dari ketujuh desainer tersebut, hanya Dian Pelangi dan Vivi Zubedi yang pamer koleksi busana muslim.

Jika Dian Pelangi menggunakan teknik kontemporer dan mengeluarkan rangkaian koleksi dengan sentuhan modern, Vivi Zubedi memperlihatkan keragamana abaya. Rupanya Vivi Zubedi punya pesan Islami di balik rancangannya.

Vivi Zubedi mengaku berani membawa koleksi dengan sentuhan yang kental dengan muslim untuk dipamerkan di New York. Ia pun mengusung tema 'Makkah Madinah Jannah' yang bermaksud semua muslim pasti ingin pergi ke Mekkah dan Madinah dan tentu mengakhiri hidupnya di Jannah (surga). Vivi akan menampilkan seluruh koleksinya dengan menggunakan hijab.

"Semua pakai hijab, insya Allah unsur Islaminya kental. Ada mix and match juga untuk memberikan ide bagaimana pasangan berabaya itu. Saya sebagai desainer muslim wear yang mewakili Indonesia ingin menyampaikan pesan bhinneka tunggal ika. Jadi walaupun saya bercerita tentang pakaian Islam dan membawa pesan-pesan muslim, tapi siapa pun kita, siapa pun Anda, kita tetap satu," ujar Vivi saat ditemui di Hotel Grand Mahakam, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017).

Di tengah maraknya Islamophobia di Amerika Serikat, wanita yang baru melahirkan anak ketiganya itu mengaku tidak takut akan hal tersebut. Justru ia berharap dengan hadirnya koleksi busana muslim di NYFW bisa membantu meredakan pandangan miring tentang Islam.


"Saya tak menampik bahwa tema yang saya angkat berat. Tapi saya yakin dengan adanya ini, di situlah pesan yang kita kemukakan. Kita mau nunjukin muslim tidak seperti yang diberitakan. Insya Allah atas perlindungan Allah, saya mau memperlihatkan ini loh Islam. Jadi justru saya mau nunjukin power tersebut bahwa kita juga nggak terganggu dengan adanya keributan-keributan ini," tambahnya.

Vivi Zubedi telah menyiapkan 12 koleksi abaya selama kurang lebih satu bulan. Ia berusaha memadukan budaya Arab dan Indonesia. Vivi pun menggunakan kain-kain nusantara terutama tenun. Ia memadukan berbagai tenun dari banyak daerah seperti tenun Lombok, Bali, Jepara, hingga kain sasirangan.

Sementara warna yang dihadirkan tak semua hitam tapi juga dipadankan dengan palet lain layaknya biru elektrik serta hijau. Tetap terdapat detail bordir yang menjadi ciri khas Vivi di sejumla koleksinya.

Di akhir kata, Vivi Zubedi juga bercerita sebenarnya ia berencana tampil di NYFW pada Februari lalu. Namun karena ia diberikan rezeki hamil jadi harus ditunda dahulu. Setelah melahirkan baru ia mulai fokus untuk pamer karya di Negeri Paman Sam itu.

Vivi mengatakan bersyukur kepergiannya ini didukung oleh suami dan keluarga. Ia berharap dengan kehadirannya di NYFW bisa membantu mengharumkan nama Indonesia dan menjadi representasi muslim yang baik.

"Harapannya semoga Indonesia semakin dikenal, harum namanya di semua negara, karya kita dikenal oleh dunia, dan menunjukkan kalau muslim itu indah," katanya.

Vivi Zubedi dan keenam desainer lainnya berencana akan tampil di NYFW First Stage, di The Dream DownTown, New York, Amerika Serikat. Mereka akan bersaing dengan 25 desainer lain dari berbagai negara pada awal September mendatang. (aln/ami)