Mengenal Lamar Mufti, Wanita Hijab Satu-satunya di Kompetisi Selancar Dunia
Sosok Lamar Mufti tengah menjadi sorotan dunia selancar internasional. Wanita berhijab asal Arab Saudi ini berhasil menorehkan sejarah dengan menjadi satu-satunya atlet wanita berhijab di International Surfing Association (ISA).
Prestasi Lamar tidak hanya membanggakan Arab Saudi, tetapi juga menginspirasi banyak wanita Muslim di seluruh dunia untuk mengejar impian mereka di bidang olahraga, tanpa harus mengorbankan keyakinan mereka. Lamar telah membuktikan bahwa hijab bukan lah penghalang, melainkan kekuatan yang mendorongnya maju dalam dunia berselancar.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @lamarmuf, Lamar mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia menyatakan bahwa berhijab tidak membatasi kemampuannya dalam berselancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lamar Mufti, peselancar asal Arab Saudi, ukir sejarah sebagai satu-satunya wanita berhijab di International Surfing Association (ISA). Ia buktikan hijab bukan penghalang untuk berprestasi di dunia. Foto: Dok. Instagram @lamarmuf. |
"Terhormat menjadi satu-satunya wanita berjilbab di ISA, bersyukur bisa bukan hanya mewakili negara tapi juga mewakili agama dan budaya... Hijab tidak menghalangi Anda, itu mendorong Anda ke depan. Olahraga seharusnya tidak pernah berkompromi dengan agama atau identitas, itu harus memberdayakan itu🤙🏽 اللهم لك الحمد. Sebuah kehormatan besar menjadi satu-satunya jilbab di ISA, mewakili tanah air saya Arab Saudi dan mewakili agama dan budaya saya. Hijab tidak pernah menjadi penghalang, tetapi kekuatan yang mendorong saya maju. Olahraga bukan tentang melepaskan nilai-nilai kita, tetapi tentang membuktikan bahwa kita bisa sukses bersama mereka," tulisnya di unggahan Instagram @lamarmuf.
Lamar berharap kehadirannya di ISA dapat membuka peluang bagi wanita Muslim lainnya untuk berpartisipasi dalam olahraga berselancar dan olahraga lainnya. Dikutip dari Vogue Arabia, sosok Lamar berhasil membuktikan wanita berhijab bisa ambil bagian dalam olahraga yang di dominasi kaum pria.
Keberanian Lamar Mufti untuk tetap berhijab di tengah dominasi pakaian selancar konvensional telah menciptakan percakapan baru tentang inklusivitas dalam olahraga ekstrem. Baginya, setiap sesi di laut adalah momen meditasi sekaligus advokasi, di mana ia membuktikan bahwa identitas agama tidak perlu ditinggalkan di garis pantai saat seseorang memutuskan untuk mengejar adrenalin.
Lamar Mufti, peselancar asal Arab Saudi, ukir sejarah sebagai satu-satunya wanita berhijab di International Surfing Association (ISA). Ia buktikan hijab bukan penghalang untuk berprestasi di dunia. Foto: Dok. Instagram @lamarmuf. |
Ia menjadi satu-satunya wanita berhijab di ISA, ia tidak hanya sedang menaklukkan ombak, tetapi juga sedang meruntuhkan tembok prasangka global terhadap batasan wanita Muslim dalam berekspresi secara fisik dan kompetitif.
Lebih dari sekadar pencapaian personal, apa yang dilakukan Lamar dan generasi pionir peselancar di Kerajaan adalah tentang menanamkan benih ritual baru di atas pasir yang selama ini tenang.
Lamar muncul sebagai mercu suar yang menunjukkan bahwa budaya bisa datang lebih dulu dan membentuk masa depan. Setiap gerakan tubuhnya di atas papan adalah pesan bagi dunia bahwa ombak di Arab Saudi kini telah memiliki suara, dan suara itu mengenakan hijab dengan penuh kebanggaan.
Lamar Mufti, peselancar asal Arab Saudi, ukir sejarah sebagai satu-satunya wanita berhijab di International Surfing Association (ISA). Ia buktikan hijab bukan penghalang untuk berprestasi di dunia. Foto: Dok. Instagram @lamarmuf. |
















































