Cara Mandi yang Benar agar Kulit Bersih & Sehat Menurut Dokter, Ini Urutannya
Mandi, sebuah rutinitas yang sepertinya cukup simple. Tapi ternyata ada langkah-langkah mandi yang benar supaya tubuh benar-benar bersih dan kulit tetap sehat.
Menurut para ahli, cara mandi yang tepat tak sekadar sabunan lalu bilas. Urutan dan teknik juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan kulit dan rambut.
Ini Urutan Mandi yang Disarankan Dokter Kulit
Sebelum masuk ke kamar mandi, ada baiknya menyisir rambut terlebih dahulu dalam kondisi kering agar tidak mudah rusak saat basah. Setelah itu, nyalakan air dan mulai rutinitas mandi kamu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Keramas dengan Sampo dan Kondisioner
Basahi rambut secara menyeluruh, lalu gunakan sampo secukupnya sesuai panjang rambut. Untuk rambut pendek cukup seukuran koin kecil, sedangkan rambut panjang membutuhkan lebih banyak.
Sampo bebas sulfat disarankan bagi pemilik rambut diwarnai, keriting, mudah mengembang, atau kulit kepala sensitif karena tidak terlalu membuat rambut kering. Pijat lembut kulit kepala, lalu bilas. Jika perlu, ulangi sekali lagi.
Setelah itu, aplikasikan kondisoner pada bagian tengah hingga ujung rambut, lalu bilas hingga bersih.
2. Bersihkan Tubuh dari Leher ke Kaki
Membersihkan tubuh sebaiknya dilakukan dari leher hingga kaki. Pastikan semua area tubuh dibersihkan dengan baik.
"Penting untuk membersihkan seluruh bagian tubuh, termasuk ketiak, kaki, dan area intim, karena bakteri dan keringat dapat menumpuk dan menyebabkan bau tidak sedap serta infeksi," jelas Amy Freeland, Ph.D., ahli epidemiologi dari CDC, seperti dilansir Real Simple.
Untuk area intim, bersihkan dengan lembut dan hanya bagian luar saja.
"Sebagian besar produk hanya untuk penggunaan luar, jadi jangan digunakan di bagian dalam vagina atau anus," tambahnya.
3. Cukur (Jika Diperlukan)
Jika ingin mencukur, lakukan saat kulit dalam kondisi hangat dan lembap. Kondisi ini membantu meminimalkan iritasi dan mempermudah proses mencukur.
Gunakan produk khusus seperti shave bar agar kulit tetap terlindungi, lalu bilas tubuh setelah selesai.
4. Cuci Wajah di Akhir
Membersihkan wajah sebaiknya dilakukan di akhir mandi. Tujuannya agar sisa kondisoner atau produk rambut yang mungkin menempel di area garis rambut tidak menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.
5. Keringkan Tubuh dengan Benar
Setelah mandi, hindari menggosok tubuh terlalu keras dengan handuk. Sebaiknya tepuk-tepuk lembut hingga air terserap.
Jika keramas, gunakan handuk microfiber untuk menyerap air dari rambut tanpa merusaknya. Langkah penting lainnya, aplikasikan lotion saat kulit masih sedikit lembap. Cara ini membantu mengunci kelembapan sehingga kulit terhidrasi lebih lama.
Berapa Lama Waktu Mandi Ideal?
Menurut American Academy of Dermatology Association, mandi terlalu lama atau lebih dari 10 menit bisa merusak lapisan pelindung kulit. Lapisan ini berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi dari polusi dan kotoran.
Namun jika kamu ingin relaksasi, mandi lebih lama sesekali tetap boleh dilakukan.
"Kelembapan dari uap air sebenarnya baik untuk kulit, dan waktu untuk diri sendiri juga bisa membantu mengurangi stres," ujar Mona Gohara, M.D., profesor dermatologi di Yale School of Medicine.
Namun, tetap ada batasannya. Jika jari tangan mulai keriput, itu artinya kamu sudah terlalu lama mandi.
(hst/hst)










































