7 Manfaat Vitamin D untuk Wanita dan Dosis yang Diperlukan Tiap Hari

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 29 Mar 2022 14:00 WIB
Manfaat vitamin D. Foto: Getty Images/iStockphoto/puhhha Manfaat vitamin D. Foto: Getty Images/iStockphoto/puhhha
Jakarta -

Apakah kamu disarankan mengonsumsi vitamin D saat terpapar virus COVID-19? Itu karena manfaat vitamin D yang bisa membantu melawan virus tersebut.

Kamu perlu memahami manfaat vitamin D dan dosis harian yang diperlukan tubuh setiap hari agar selalu sehat. Vitamin D tidak hanya bagus untuk tulang tapi juga kesehatan secara keseluruhan.

Tidak hanya itu, manfaat vitamin D bahkan bisa membantu mengurangi depresi. Bahkan manfaat vitamin D lainnya juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Berikut manfaat vitamin D untuk wanita dan dosis harian yang diperlukan tubuh setiap hari.

Manfaat Vitamin D

1. Lawan COVID-19

Mengutip dari Healthline, salah satu manfaat vitamin D bisa membantu melawan COVID-19. Meskipun masuk dalam penelitian campuran, manfaat vitamin D dapat mengurangi risiko flu dan infeksi COVID-19 yang parah.

Sebuah tinjauan baru-baru ini menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah berkontribusi pada sindrom gangguan pernapasan akut. Untuk itu, manfaat vitamin D bisa membantu mengurangi kondisi orang yang terpapar COVID-19.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Manfaat vitamin D lainnya bisa mengurangi risiko terkena penyakit kronis, seperti jantung dan multiple sclerosis (MS). Sebuah tinjauan studi tahun 2018 menemukan bahwa kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko MS.

Tidak hanya itu, kadar vitamin D yang rendah telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung seperti hipertensi, gagal jantung, dan stroke. Namun masih butuh penelitian lebih lanjut walaupun manfaat vitamin D bisa memang bisa mengurangi risiko terkena penyakit kronis.

vitamin dManfaat vitamin D Foto: shutterstock

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat vitamin D selanjutnya bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Orang yang memiliki kadar vitamin D kurang baik mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, dan penyakit radang usus.

4. Tulang yang Sehat

Manfaat vitamin D yang satu ini mungkin sudah sering kamu dengar. Ya, manfaat vitamin D paling populer akan memiliki tulang sehat.

Vitamin D memainkan peran penting dalam pengaturan kalsium dan pemeliharaan kadar fosfor dalam darah. Faktor-faktor ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Dilansir dari Medical News Today, manfaat vitamin D untuk membantu usus merangsang dan menyerap kalsium serta mendapatkan kembali kalsium yang akan dikeluarkan oleh ginjal. Kekurangan vitamin D pada anak-anak dapat menyebabkan rakhitis yang menyebabkan penampilan kaki bengkak karena pelunakan tulang.

Demikian pula pada orang dewasa, kekurangan vitamin D bermanifestasi sebagai osteomalacia atau pelunakan tulang. Osteomalacia menghasilkan kepadatan tulang yang buruk dan kelemahan otot.

Kekurangan vitamin D juga dapat muncul sebagai osteoporosis, di mana lebih dari 53 juta orang Amerika Serikat mencari pengobatan atau menghadapi peningkatan risiko tersebut. Oleh sebab itu, manfaat vitamin D tentu sangat bagus untuk kesehatan tulang.

5. Mengurangi Depresi

Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat vitamin D mungkin memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati dan mengurangi risiko depresi.

Sebuah tinjauan terhadap 7.534 orang menemukan bahwa mereka dengan emosi negatif yang menerima suplemen vitamin D melihat perbedaan signifikan. Manfaat vitamin D dapat membantu penderita depresi menjadi lebih tenang.

Studi lain mengidentifikasi kadar vitamin D yang rendah bisa berisiko menimbulkan gejala fibromyalgia yang lebih parah, kecemasan, dan depresi.

6. Menurunkan Berat Badan

Orang dengan berat badan lebih tinggi banyak yang memiliki kadar vitamin D rendah. Untuk itu, disarankan mengonsumsinya jika ingin mendapatkan manfaat vitamin D dalam penurunan berat badan.

Dalam sebuah penelitian, orang yang obesitas kemudian menerima suplemen vitamin D, selain mengikuti rencana diet penurunan berat badan kehilangan lebih banyak berat badan dan massa lemak. Dibandingkan dengan anggota kelompok yang hanya mengikuti rencana diet tanpa vitamin D.

Para peneliti menyarankan bahwa kalsium dan vitamin D ekstra mungkin memiliki efek penekan nafsu makan. Meski demikian, penelitian saat ini tidak mendukung gagasan bahwa vitamin D dapat menyebabkan penurunan berat badan tapi tampaknya ada hubungan antara vitamin D dan berat badan.

7. Kehamilan yang Sehat

Sebuah tinjauan pada 2019 menunjukkan bahwa wanita hamil yang kekurangan vitamin D mungkin memiliki risiko lebih besar terkena preeklamsia dan melahirkan prematur. Dokter juga mengaitkan status vitamin D yang buruk dengan diabetes gestasional dan vaginosis bakteri pada wanita hamil.

Untuk itu, kamu perlu merasakan manfaat vitamin D pada ibu hamil. Namun penting dicatat bahwa dalam studi 2013, peneliti mengaitkan kadar vitamin D yang tinggi selama kehamilan dan peningkatan risiko alergi makanan pada anak selama 2 tahun pertama kehidupannya.

Konsumsi sesuai dosis yang dianjurkan agar mendapatkan manfaat vitamin D secara cepat. Berapa dosis vitamin D harian yang diperlukan tubuh setiap hari? KLIK HALAMAN SELANJUTNYA.

Selanjutnya
Halaman
1 2