Viral Kisah Pria dengan Hidung Mirip Alat Kelamin, Dapat Keajaiban Saat Natal

Eny Kartikawati - wolipop Minggu, 26 Des 2021 16:30 WIB
Conrado Estrada Foto: Dok. Romo Plastic Surgery
Jakarta -

Pria ini bertahun-tahun malu untuk keluar rumah karena hidungnya dianggap mirip alat kelamin. Hingga pada saat Natal 2021, dia mendapat keajaiban.

Ialah Conrado Estrada yang selama hidupnya harus hidup dengan bentuk hidung yang tidak biasa. Dia terpaksa selalu memakai masker ke manapun saat keluar rumah untuk menyembunyikan hidungnya.

Seperti dikutip dari New York Post, selama bertahun-tahun, Conrado kesulitan makan dan bernafas karena kondisi hidungnya tersebut. Hidung pria 57 tahun itu membesar hingga bentuknya disebut mirip alat kelamin pria.

Pria yang bekerja sebagai tukang cat dan pekerja konstruksi itu mengatakan saat dia tidak memakai masker, orang-orang akan memerhatikannya. Dan anak-anak yang melihatnya akan bertanya pada orangtuanya tentang apa yang terjadi pada hidung Conrado.

"Mereka akan terus memandangiku. Anak-anak bertanya pada ibu mereka apa yang terjadi padaku. Dan aku pergi ke manapun dengan selalu memakai masker," kata Conrado kepada New York Post.

Conrado EstradaDr Thomas Romo Foto: Dok. Romo Plastic Surgery

Selain harus menahan malu, selama ini Conrado tidak bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan nyaman. Cara bicaranya jadi berbeda dibanding orang lain karena hidungnya yang membesar. Dia juga selalu mendengkur saat tidur.

"Hidungku sudah menyentuh bibirku dan setiap aku makan, hidungku mengenai sendok," curhatnya.

Hidup Conrado mendapat secercah harapan untuk menjadi lebih baik setelah dia bertemu dengan pakar bedah plastik Dr. Thomas Romo. Dia merupakan direktur bagian bedah plastik wajah di Rumah Sakit Lenox, New York.

"Ini sangat buruk. Ini infeksi dan akan terus membesar," kata Dr Thomas Romo seraya menyebutkan bahwa Conrado memang memiliki hidung mirip alat kelamin pria.

Secara medis apa yang dialami Conrado disebut rhinophyma. Rhinophyma merupakan variasi dari derajat, tipe, dan perluasan bentuk hidung yang irregular, buruk, dan distorsi hipertrofik. Hingga kini penyebab Rhinophyma belum diketahui. Namun demikian Rhinophyma merupakan kelainan yang relatif langka terjadi.

Keberuntungan datang pada Conrado Estrada saat dia mengerjakan salah satu properti milik sang dokter. Dr Romo tidak sengaja bertemu dengan pria tersebut yang sedang mengecat rumahnya di Bronxville, New York.

Menyadari kondisi hidung Conrado, sang dokter menawarkan diri untuk melakukan pemeriksaan. Dan sebagai hadiah Natal, dia bersedia memperbaiki hidung Conrado Estrada. Kini Conrado telah menjalani operasi rekonstruksi hidung. Dia telah memiliki penampilan yang tidak lagi membuatnya menutup hidungnya dengan masker.

"Dia seperti baru saja memenangkan medali emas di Olimpiade. Dia kini pria dengan senyuman. Aku ikut bahagia untuknya," kata Dr Romo.

(eny/eny)