Angka Saturasi Oksigen Normal, Penting Diketahui di Masa Pandemi COVID-19

Hestianingsih - wolipop Kamis, 22 Jul 2021 11:03 WIB
Woman hand introduced in a oximeter to check oxygen levels and pulse because Covid-19 pandemic Ilustrasi pulse oximeter untuk mengetahui angka saturasi oksigen normal. Foto: Getty Images/iStockphoto/Juanmonino
Jakarta -

Saturasi oksigen normal menjadi salah satu hal penting diperhatikan oleh orang yang positif COVID-19. Baik itu dengan gejala berat, sedang, ringan bahkan OTG (tanpa gejala).

Tidak sedikit pasien COVID-19 memiliki saturasi oksigen rendah yang menyebabkan kesulitan bernapas hingga sesak napas berat. Kondisi inilah yang harus diwaspadai untuk diberikan penanganan medis di rumah sakit.

Oleh karena itu penting untuk menyediakan pulse oximeter atau alat pengukur saturasi oksigen normal. Khususnya jika kamu atau ada anggota keluarga positif COVID-19 menjalani isoman di rumah.

Angka Saturasi Oksigen Normal

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menjelaskan saturasi oksigen normal pada anak-anak dan dewasa berkisar di angka 95 hingga 100 persen. Sementara pada lansia umumnya tidak kurang dari 95 persen. Saturasi oksigen sebaiknya diperiksa setiap enam jam sekali.

Jika angka menunjukkan di bawah 90 terus menerus maka harus segera dibawa ke rumah sakit atau diberikan terapi oksigen. Khususnya jika terjadi pada pasien lanjut usia.

Beberapa tanda saturasi oksigen rendah di antaranya kesulitan bernapas, linglung, sulit bangun tidur serta bibir dan wajah yang tampak membiru. Pada lansia mungkin bisa mengalami sakit dada yang tak kunjung hilang.

Memonitor saturasi oksigen normal menggunakan pulse oximeter pun harus tepat agar hasilnya akurat. Alat ini biasanya bisa dipasang pada jari tangan seperti penjepit, jari kaki atau lubang telinga.

Setelah dipasang dan dinyalakan, tunggu sekitar 1-2 menit, untuk melihat hasilnya. Usahakan tidak banyak bergerak agar angkanya tetap stabil.

Perlu diwaspadai juga kemungkinan seseorang mengalami happy hypoxia. Yakni kondisi di mana seseorang merasa sehat, tidak sesak napas dan dapat beraktivitas seperti biasa namun ternyata kadar oksigen dalam darah sangat rendah. Maka dari itu penting untuk mengetahui saturasi oksigen normal di masa pandemi COVID-19 ini.

(hst/hst)