Covidiot, Wanita Bawa Ibu yang Terinfeksi Corona ke Tempat Vaksinasi Massal

Vina Oktiani - wolipop Minggu, 11 Jul 2021 17:30 WIB
Doctors wearing PPE uniforms white gloves are inoculating the arm muscles to prevent COVID 19. Foto: Getty Images/iStockphoto/Worayuth Kamonsuwan
Jakarta -

Pemberian vaksin COVID-19 saat ini sedang diberlakukan di berbagai negara demi bisa menekan angka pertumbuhan virus Corona. Orang-orang yang telah menerima vaksin tersebut diharapkan memiliki kekebalan tubuh yang lebih untuk melawan virus Corona. Namun tentu saja untuk menjadi penerima vaksin, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, salah satunya adalah tidak dalam keadaan sakit. Tapi pada kenyataannya tidak semua orang benar-benar mau mematuhi hal tersebut.

Sebuah unggahan Twitter @ara_fafa yang menceritakan mengenai salah seorang penerima vaksin yang egois belakangan menjadi viral. Akun Twitter tersebut terlihat mengunggah ulang sebuah video dari Instagram Story @drcheng_qc.

Dalam video tersebut diceritakan bahwa ada seorang penerima vaksin yang bertindak egois dengan membawa ibunya yang positif terinfeksi COVID-19 ke lokasi vaksinasi massal. Akibatnya usai kejadian tersebut lokasi vaksinasi pun terpaksa harus ditutup dan disterilisasi.

"Rupanya seorang wanita dan ibunya pergi untuk tes PCR kemarin & positif terinfeksi Covid, wanita tersebut tidak menginfokan ibunya karena dia 'merasa seperti' ada banyak tenaga ahli medis di sini yang bisa diajak berkonsultasi," tulis unggahan tersebut.

"Saya heran mengapa klinik yang bertanggung jawab tidak MELAPORKAN dan #MySejahtera tidak membatalkan janji temunya, dan dia membawa ibunya ke sini dengan @grabmy (kasihan supirnya). Melewati lobi registrasi yang dipenuhi banyak orang, datang ke sini ke ruang tunggu dan setelahnya 'MENDADAK' berpikir untuk memberitahu penjaga bahwa dia dan ibunya positif terinfeksi Covid," lanjutnya.



Karena ulah sang wanita itu, banyak pihak yang jadi merasa dirugikan. Orang-orang yang telah mengantri untuk vaksin terpaksa dibatalkan dan berisiko terinfeksi. Tempat vaksinasi yang berlokasi di Mines International Exhibition & Convention Centre, Malaysia, itu pun terpaksa ditutup sementara waktu untuk proses sterilisasi.

Hingga saat ini unggahan Twitter tersebut telah ditayangkan lebih dari 426 kali dan memperoleh 16,6 ribu likes. Tak sedikit netizen yang ikut merasa kesal dan memberikan komentar kecamannya.

"Bodoh!!!!!!" komentar salah seorang netizen.

"No way. Penjarakan. Kurang manusia bebal kejap," tambah netizen lain.

"aku benci manusia bodoh selfish macam, elok saman je," tulis komentar lain.

"Orang mcm ni elok saman 50k penjara 1 tahun. Baru yang lain guna otak utk berfikir," komentar netizen lainnya.

(vio/vio)