Hobi Lari, Melanie Putria Bagi Tips Pilih Waktu Olahraga saat Puasa
Bagi Puteri Indonesia 2002 Melanie Putria, olahraga lari seperti sudah mendarah daging di tubuhnya. Menjalani ibadah puasa pun tak menghalangi Melanie untuk melakoni olahraga favoritnya tersebut.
Menurut perempuan yang rutin mengikuti kompetisi lari baik nasional maupun internasional ini, olahraga tetap perlu selama bulan Ramadhan demi menjaga stamina saat berpuasa.
Untuk jenis olahraga, kata Melanie, bisa disesuaikan sesuai selera dan kemampuan. Pemilihan waktu juga perlu menjadi pertimbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanie Putria (Foto: daniel ngantung/wolipop) |
"Kalau aku biasanya ada tiga pilihan waktu: habis imsak, jelang magrib atau setelah buka puasa," kata perempuan 39 tahun itu kepada Wolipop detikcom saat acara pembukaan toko baru adidas di Pondok Indah Mall 3 belum lama ini.
Berikut tips olahraga sesuai waktu pilihan saat berpuasa dari Melanie Putria:
1. Habis Imsak
Kelebihan dari berolahraga pada waktu ini adalah tubuh masih segar karena baru mendapat asupan energi dari santapan sahur. "(Tapi) kalau olahraga jam 5 pagi, otomatis aku nggak bisa yang full intensity. Karena waktu puasa masih panjang banget sampai bedug magrib," kata Melanie.
Biasanya pada waktu ini, ia memilih olahraga yang ringan seperti latihan penguatan. Contohnya, plank, crunch atau squat. "Durasi 30 menit cukup," tambahnya.
2. Jelang Magrib
Menurut Melanie, pemilihan waktu ini juga memiliki benefit dan kekurangan tersendiri terutama bagi para runner.
"Latihan bisa medium intensity dan durasi bisa lebih panjang karena pas lagi capek-capeknya mau menjelang waktu berbuka," katanya.
Hanya saja, lanjut Melania, olahraga tidak boleh terlalu berat. Kalau lari, pace yang ideal berada di sekitaran tujuh. "Mengingat gula darah sudah rendah banget setelah puasa full. Sisa tenagalah yang dipakai," kata ibu satu anak ini. Alhasil, para pelari sulit mendapatkan boost performance atau keuntungan untuk meningkatkan kecepatan bila memilih waktu ini.
Ilustrasi olahraga lari (Foto: thinkstock) |
3. Setelah Buka Puasa
Pemilihan waktu ini terbilang ideal karena tubuh sudah mendapat asupan energi saat berbuka sehingga olahraga bisa lebih maksimal.
"Buka puasa, ngebatalin dengan minum teh manis, makan pisang dan kurma sudah cukup. Lalu lari, high intensity dan full power. Selesai lari, bisa makan besar," ujar Melanie Putria.
Masing-masing pribadi tentu memiliki preferensi waktu yang sesuai dengan kenyamanannya. Hal yang terpenting, kata Melanie Putria, kita perlu mengenali kemampuan dan sejauh mana batasan aktivitas fisik yang dapat dibebankan pada tubuh saat berpuasa.
(dtg/dtg)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Penyebab Kuku Berwarna Kuning dan Tips Mengatasinya Agar Tampak Sehat
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN












































Melanie Putria (Foto: daniel ngantung/wolipop)
Ilustrasi olahraga lari (Foto: thinkstock)