Tanda-tanda Olahraga Berlebihan dan Cara Menghindarinya

Lukita Wardani - wolipop Jumat, 16 Okt 2020 13:32 WIB
Portrait of serious young Caucasian woman wearing sportswear doing abdominal exercise lying on mat in gym Ilustrasi tanda olahraga berlebihan. Foto: iStock
Jakarta -

Melakukan olahraga memang hal yang diwajibkan untuk kesehatan tubuh. Tapi tahu nggak sih kalau kamu melakukannya dengan berlebih ada juga lho risiko yang terjadi. Apa saja tanda-tanda olahraga berlebihan?

Menurut National Safety Council di Amerika Serikat olahraga berlebihan merupakan penyebab utama cedera, namun sayangnya hal tersebut sering tidak disadari oleh tubuh. Sehingga seseorang masih memaksakan tubuh untuk berolahraha padahal kondisinya sedang tidak baik-baik saja.

Agar tidak salah saat melakukan aktivitas fisik, berikut tanda-tanda olahraga berlebihan:

1. Kesulitan Berbicara

Ini adalah tanda kelelahan utama saat berolahraga atau melakukan latihan. Selama aktivitas, periksa dan lihat apakah kamu dapat membentuk kalimat tanpa kesulitan. Jika tidak dapat berbicara karena bernapas terlalu kasar, pelan-pelan atau istirahatlah.

2. Cedera Berlebihan

Kamu dapat mengalami cedera akibat kelelahan karena melakukan gerakan fisik berulang dari waktu ke waktu, baik yang berhubungan dengan pekerjaan atau rutinitas olahraga. Ini bisa muncul sebagai fraktur stres atau tendinitis, dengan tanda-tanda nyeri atau sensasi nyeri yang tumpul. Respon terbaik adalah menghindari aktivitas untuk penyembuhan yang tepat.

3. Nyeri

Selama latihan olahraga, bisa mengalami nyeri seperti terjepit, sesak, atau sensasi berdenyut atau terbakar. Kalau sudah sampai pada titik ini, hentikan aktivitas dan istirahat karena sudah jadi tanda kamu olahraga berlebihan.

4. Dehidrasi

Mulut kering, kelelahan, dan pusing adalah tanda dehidrasi, gejala kelelahan yang umum. Kamu sudah mengalami dehidrasi jika merasakan haus terus menerus. Dehidrasi adalah tanda untuk memperlambat dan mengisi kembali cairan.

5. Kelelahan

Terlalu memaksakan tubuh dan pikiran dapat menyebabkan perasaan lelah. Selain merasa lelah, kamu mungkin mengalami pusing, menjadi marah, dan menjadi tidak rasional. Ini membutuhkan tidak hanya membatasi diri sendiri, tetapi juga memperhatikan jumlah istirahat dan tidur yang kamu dapatkan. Jangan memaksakan diri melalui rutinitas latihan atau proyek kerja. Istirahat yang cukup, makan makanan sehat, olahraga teratur, dan menghindari zat berbahaya seperti alkohol dan kafein, bisa menghindari kamu dari kelelahan.

Cara menghindari agar olahraga tak berlebihan:

1. Lakukan Peregangan atau Pemanasan

Melakukan peregangan di awal sebelum olahraga merupakan hal penting karena kamu dapat mempersiapkan tubuh untuk latihan yang akan dilakukan sehingga nantinya bisa lebih dinamis dan otot sudah mulai panas.

2. Lakukan Olahraga Secara Perlahan

Maksudnya perlahan di sini ialah, kamu bisa melakukan olahraga secara bertahap dari mulai waktu yang paling sebentar saat olahraga. Atau kalau melakukan angkat beban, bisa dari yang satu kilo, hindari langsung memaksakan tubuh melakukan yang belum biasa dilakukan karena akan berdampak kelelahan secara berlebih.

3. Melatih Postur yang Baik

Postur atau bentuk gerakan yang salah akan dengan cepat menyebabkan kelelahan fisik seperti cedera. Maka dari itu perlunya melakukan secara perlahan agar benar-benar melakukan gerakan dengan baik sehingga terhindar dari cedera.

4. Lakukan Pendinginan Setelah Olahraga

Setelah berolahraga pastikan kamu selalu melakukan pendinginan untuk merileksan kembali otot-otot yang sempat tegang karena gerakan olahraga. Selain itu pendinginan juga membantu mengembalikan detak jantung hingga normal juga terhindar dari cedera.

Jika kamu sudah merasakan tanda-tanda olahraga berlebihan berarti kamu perlu memberikan tubuh waktu untuk beristirahat sejenak. Selain itu juga lakukan pola makan sehat agar menambah stamina terhadap tubuh kamu.



Simak Video "Yuk Intip Proses Pembuatan Sepatu Rajut Lokal!"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)